Ruangrakyatgarut.id – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut menggelar Turnamen Bola Voli Perempuan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh 42 kecamatan se-Kabupaten Garut. Kegiatan ini didedikasikan untuk masyarakat umum sebagai upaya menumbuhkan semangat kebangsaan sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno sebagai Bapak Bangsa melalui olahraga.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Ilham, mengatakan bahwa pembukaan turnamen dan pertandingan perdana dilaksanakan secara serentak pada Kamis (5/6/2026) di seluruh kecamatan. Pada tahap pertama, setiap kecamatan diikuti oleh 8 hingga 12 klub voli perempuan, sehingga total peserta yang bertanding mencapai sekitar 380 klub.
“Hari ini kita serentak melakukan seremoni pembukaan turnamen voli perempuan sekaligus pertandingan perdana yang dilaksanakan di 42 kecamatan. Tahap pertama berlangsung dari tanggal 5 sampai 7 Juni dengan mempertandingkan 8 hingga 12 klub di setiap kecamatan. Para juara kecamatan nantinya akan melaju ke tahap berikutnya untuk bertanding antar juara kecamatan hingga menghasilkan juara tingkat kabupaten,” ujar Ilham saat menghadiri seremoni pembukaan di Lapangan Desa Godog, Kecamatan Karangpawitan.
Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana membangun karakter, semangat juang, dan kebersamaan masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan filosofi Mens Sana in Corpore Sano yang berarti di dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang kuat.
“Kesuksesan lahir dari latihan, disiplin, dan kerja keras. PDI Perjuangan ingin mendukung berbagai potensi masyarakat, termasuk melalui olahraga yang mampu membentuk mental, semangat juang, dan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ilham menjelaskan, pemilihan kategori khusus perempuan merupakan bentuk penghormatan terhadap peran perempuan sebagai simbol keberlanjutan peradaban dan kehidupan. Perempuan dinilai memiliki kontribusi besar dalam membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Cabang olahraga voli dipilih karena merupakan olahraga rakyat yang telah mengakar kuat di berbagai daerah pedesaan. Selain mudah diakses masyarakat, sarana lapangan voli juga tersedia hingga ke pelosok wilayah Kabupaten Garut.
“Voli dipilih karena merupakan olahraga yang sangat dekat dengan masyarakat. Lapangannya tersedia hampir di setiap desa dan antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini sangat tinggi,” ungkapnya.
Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp105 juta, yang merupakan akumulasi hadiah bagi para pemenang di tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten. Juara di setiap kecamatan akan memperoleh hadiah sebesar Rp2,5 juta, sementara juara tingkat kabupaten akan mendapatkan hadiah utama sebesar Rp10 juta.
Adapun jadwal pelaksanaan turnamen dibagi dalam beberapa tahapan. Babak tingkat kecamatan berlangsung pada 5–7 Juni 2026. Selanjutnya, para juara kecamatan akan mengikuti babak penyisihan grup antar kecamatan pada 10–12 Juni 2026. Sementara babak semifinal dan final tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Juni 2026.
Ilham menambahkan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang secara rutin diperingati setiap bulan Juni.
“Bulan Juni sangat identik dengan Bung Karno. Beliau lahir pada 6 Juni 1901, menggagas lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945, dan wafat pada 21 Juni 1970. Karena itu, setiap Bulan Bung Karno kami berupaya menghadirkan kegiatan yang dekat dengan masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” jelasnya.
Selain turnamen voli perempuan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut juga tengah menyiapkan berbagai kegiatan lain berupa kompetisi dan fun games yang bertujuan mendukung perkembangan ekonomi kreatif dan ekonomi digital, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Garut.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, PDI Perjuangan berharap semangat gotong royong, sportivitas, kreativitas, dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dapat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
