Oplus_131072
Ruangrakyatgarut.id 22 Oktober 2026 — Pendidikan anak bukan sekadar mengejar prestasi akademik, tetapi juga menanamkan keimanan, membentuk adab, dan membangun karakter. Semangat tersebut menjadi landasan pendidikan Kuttab Al Madinah yang berlokasi di Jalan Jenderal Suherman, tepatnya di belakang kantor PCNU, Kabupaten Garut.
Mengusung filosofi “Adab sebelum ilmu, iman sebelum Al-Qur’an”, Kuttab Al Madinah menempatkan pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman sebagai bagian penting dalam proses pendidikan anak.
Founder Kuttab Al Madinah, apt. Adv. Agus Hilman, S.H., menekankan bahwa pendidikan generasi bukan hanya tanggung jawab lembaga pendidikan, melainkan juga membutuhkan keterlibatan aktif dan keteladanan orang tua.
Adab dan Keimanan sebagai Fondasi Pendidikan
Dalam pendekatan pendidikan Kuttab Al Madinah, anak tidak hanya dibimbing untuk memahami ilmu pengetahuan, tetapi juga dibiasakan bersikap santun, menghormati orang lain, disiplin, dan bertanggung jawab.
Filosofi “Adab sebelum ilmu, iman sebelum Al-Qur’an” menegaskan pentingnya menyeimbangkan perkembangan intelektual, moral, dan spiritual agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Pembentukan karakter tersebut membutuhkan proses yang berkelanjutan, dengan dukungan pendidik dan keluarga.
Founder Kuttab Al Madinah: Orang Tua Harus Berani Memperbaiki Diri
Agus Hilman menekankan pentingnya kesadaran orang tua untuk terus belajar dan memperbaiki diri dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Sebagaimana pesan refleksi pendidikan yang diangkat Kuttab Al Madinah, “Mendidik generasi bukan sekadar memperbaiki anak-anak kita, tetapi juga keberanian orang tuanya untuk terus memperbaiki diri.”
Pesan tersebut mengingatkan bahwa anak tidak hanya belajar dari nasihat, tetapi juga meniru perilaku yang dilihat setiap hari. Cara orang tua berbicara, menjalankan ibadah, menyelesaikan persoalan, dan memperlakukan orang lain menjadi bagian dari proses pembentukan karakter anak.
Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan kepada anak perlu selaras dengan perilaku orang tua di rumah. Keteladanan menjadi bagian penting agar pendidikan tidak berhenti pada teori, tetapi tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan sebagai Kolaborasi Orang Tua dan Pendidik
Kuttab Al Madinah memandang lembaga pendidikan bukan sekadar tempat menitipkan anak, melainkan ruang kolaborasi antara anak, orang tua, dan pendidik untuk bertumbuh bersama.
Nilai-nilai seperti kesantunan, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang dipelajari anak di lingkungan pendidikan perlu diperkuat melalui pembiasaan di rumah. Dengan demikian, proses pembentukan karakter berlangsung secara konsisten, baik di lingkungan pendidikan maupun keluarga.
Berlokasi di Belakang Pemadam Jl. Merdeka, no. 98 RT/RW 03/05 Desa Haurpanggung, Kec. Tarogong Kidul, Kab. Garut, Kuttab Al Madinah hadir dengan berbagai tingkatan pendidikan untuk mendukung proses belajar anak sesuai tahapan pendidikannya.
Orang tua yang ingin mengenal lebih jauh dapat memperoleh informasi langsung dari pihak lembaga mengenai tingkatan pendidikan, kurikulum, metode pembelajaran, dan keterlibatan keluarga.
Menyiapkan Generasi Beradab untuk Masa Depan
Di tengah berbagai tantangan pendidikan, kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak, keimanan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Melalui filosofi pendidikannya, Kuttab Al Madinah mengajak orang tua untuk memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Keberhasilan pendidikan tidak hanya tercermin dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter dan perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan Founder Kuttab Al Madinah, apt. Adv. Agus Hilman, S.H., menegaskan bahwa membangun generasi yang lebih baik membutuhkan komitmen bersama antara orang tua dan pendidik.
Sebab, membangun generasi yang beradab dan beriman harus dimulai dari keteladanan, serta keberanian orang tua untuk terus memperbaiki diri. (Hil)
