Oplus_131072
Ruangrakyatgarut.id 22 Oktober 2026 — Anggota DPR RI, Hoerudin Amien, menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional merupakan momentum kebangkitan bagi seluruh santri untuk terus menjaga keutuhan bangsa, memperkuat persatuan, serta mengambil peran nyata dalam membangun negeri.
Menurut Hoerudin Amien, santri memiliki posisi penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Perjuangan para ulama dan santri telah menjadi bagian dari fondasi kemerdekaan bangsa, sekaligus memberikan teladan tentang keberanian, keikhlasan, dan pengabdian kepada tanah air.
Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Santri tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum ini perlu menjadi pengingat bagi generasi muda untuk melanjutkan perjuangan melalui pendidikan, penguatan karakter, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Hari Santri adalah kebangkitan dalam menjaga dan membangun negeri. Santri harus terus hadir sebagai generasi yang berilmu, berakhlak, cinta Tanah Air, dan siap menghadapi berbagai tantangan zaman,” demikian pesan Hari Santri yang disampaikan Hoerudin Amien.
Ia juga menilai bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi bangsa yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, kepedulian sosial, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, santri masa kini harus mampu melanjutkan tradisi keilmuan pesantren sekaligus menjawab kebutuhan zaman. Penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan teknologi perlu berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak serta penguatan nilai-nilai moral.
Hoerudin Amien berharap para santri dapat mengambil bagian dalam berbagai sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial, kebudayaan, hingga kepemimpinan publik. Dengan demikian, santri dapat berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berkeadilan.
Ia menambahkan bahwa semangat Hari Santri juga berkaitan erat dengan upaya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Nilai toleransi, gotong royong, dan saling menghormati perlu terus dirawat agar kehidupan berbangsa dan bernegara tetap harmonis.
Selain itu, generasi santri diharapkan mampu menjadi teladan dalam menyampaikan gagasan secara santun, menyebarkan pesan perdamaian, serta membangun ruang dialog yang sehat di tengah masyarakat. Peran tersebut semakin penting dalam menghadapi tantangan informasi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat.
Dalam konteks pembangunan nasional, Hoerudin Amien memandang bahwa kemajuan negeri membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, termasuk kalangan pesantren. Dukungan terhadap pendidikan yang berkualitas, pengembangan potensi generasi muda, dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dari upaya membangun masa depan Indonesia.
Ia pun mengajak seluruh santri, alumni pesantren, ulama, dan masyarakat untuk menjadikan Hari Santri sebagai kesempatan memperkuat komitmen pengabdian. Semangat perjuangan para pendahulu hendaknya diwujudkan melalui karya nyata, kepedulian terhadap sesama, serta tanggung jawab menjaga masa depan bangsa.
Peringatan Hari Santri Nasional diharapkan tidak hanya membangkitkan kebanggaan terhadap sejarah perjuangan ulama dan santri, tetapi juga mendorong lahirnya generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai agama, budaya, dan kebangsaan.
Selamat Hari Santri Nasional. Semoga santri Indonesia terus menjadi kekuatan moral, penjaga persatuan, dan pelopor kemajuan bangsa dalam menjaga serta membangun negeri menuju Indonesia yang lebih maju, bermartabat, dan berkeadilan.
