Ruangrakyatgarut.id – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Semangat gotong royong, solidaritas sosial, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Nilai-nilai tersebut diwujudkan secara nyata oleh Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, yang bersama Kepala Desa Sukaresmi Aji serta jajaran pengurus PAC dan Ranting PDI Perjuangan Desa Sukaresmi mengunjungi warga korban kebakaran di Kampung Mester RT 01 RW 06, Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, Senin (1/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sehari setelah musibah kebakaran yang terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa itu menghanguskan empat unit rumah dan merusak sebagian tiga rumah lainnya, sehingga total tujuh kepala keluarga terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Yudha menyerahkan bantuan berupa santunan uang tunai dan paket sembako kepada para korban sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban warga yang sedang tertimpa musibah.
“Hari ini kami datang bersama Kepala Desa serta pengurus PAC dan Ranting PDI Perjuangan untuk meringankan dan menguatkan hati warga yang terkena musibah. Kami memberikan santunan uang tunai dan bingkisan paket sembako sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial,” ujar Yudha.
Menurutnya, setiap kader PDI Perjuangan harus mengedepankan semangat gotong royong dan menghadirkan politik yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa kerja untuk rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pengabdian.
“Perkuat solidaritas sosial. Kerja untuk rakyat adalah skala prioritas terpenting. Mari kita implementasikan nilai luhur Pancasila dalam kehidupan nyata untuk Indonesia yang lebih baik. Kewajiban kita adalah semakin membumikan Pancasila dalam keseharian serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Yudha juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebhinekaan, memperkuat kerukunan, serta saling menghormati dan menghargai antar sesama anak bangsa.
Pada kesempatan itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Garut dapat mengoptimalkan kolaborasi pendanaan dari berbagai sumber guna membantu warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
“Harapan saya, Pemkab Garut dan Bupati Syakur Amin dapat mengoptimalkan kolaborasi pendanaan melalui program CSR berbagai badan usaha di Garut, termasuk BPR Garut, BJB, dan perusahaan lainnya. Selain itu, Baznas dan lembaga pengumpul dana umat lainnya juga dapat turut membantu agar warga yang kehilangan rumah dapat kembali membangun tempat tinggalnya,” ungkapnya.
Yudha menilai semangat gotong royong harus terus diperkuat, terutama dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah maupun warga yang masih berada dalam kondisi miskin ekstrem.
“Dalam rangka Hari Lahir Pancasila ini, mari kita memperkuat kegotongroyongan dan solidaritas sosial. Kita harus hadir bersama membantu warga Garut yang terkena musibah. Mari kita bumikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan nyata dan kepedulian kepada sesama,” tegasnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan pedoman hidup yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan. (Hil)
