Ruangrakyatgarut.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 39 Desa Sukamulya berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yuk Peduli menyalurkan puluhan mushaf Al-Qur’an ke sembilan madrasah di wilayah Desa Sukamulya, Kabupaten Garut, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan dalam forum rembuk desa dan Lokakarya Awal KKN. Ketua RW 1 Desa Sukamulya, Uwon, mengungkapkan bahwa sejumlah madrasah di wilayahnya mengalami kekurangan mushaf Al-Qur’an untuk kegiatan belajar mengaji.
Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 39 langsung melakukan pendataan ke lapangan. Hasilnya, ditemukan bahwa tingginya minat belajar mengaji anak-anak tidak sebanding dengan ketersediaan sarana, sehingga mereka harus menggunakan Al-Qur’an lama yang sudah tidak layak pakai.
Ketua KKN Kelompok 39 Desa Sukamulya, Aditia Muhammadh Ramdani, mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat.
“Penyaluran mushaf ini diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengaji serta menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi Qurani di Desa Sukamulya,” ujarnya.
Sementara itu, pihak LAZ Yuk Peduli menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang dinilai mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan para donatur. Kolaborasi ini dinilai efektif dalam memastikan bantuan tepat sasaran.
Adapun sembilan madrasah yang menerima bantuan tersebut meliputi Madrasah Nurul Ulama, Al-Mustofaiyah, Al-Mukhtar, Jalalen, Salaman, Sirojul Muttaqin, Tarbiaatul Atfhal, Hidayatussibyan, dan At-Tanwir.
Para guru ngaji dan santri menyambut baik bantuan tersebut. Mereka mengaku terbantu karena kebutuhan akan mushaf Al-Qur’an selama ini menjadi kendala utama dalam proses belajar mengajar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kepedulian terhadap pendidikan keagamaan di tingkat desa dapat terus meningkat serta mendorong partisipasi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keagamaan.
