Ruangrakyatgarut.id JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam keputusan yang diumumkan di Istana Negara pada Selasa (2/6), Kepala BGN Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Selain pergantian Kepala BGN, Presiden juga memberhentikan dua Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya. Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono untuk mendampingi Nanik dalam memimpin lembaga tersebut.
Dalam keterangannya, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pergantian tersebut merupakan bagian dari evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan program-program strategis nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo. Evaluasi tersebut mencakup aspek tata kelola, kedisiplinan terhadap standar operasional prosedur (SOP), hingga kualitas penyelenggaraan program di lapangan.
BGN sendiri merupakan lembaga yang bertanggung jawab memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis. Sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025, program tersebut telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, dengan mayoritas penerima berasal dari kalangan siswa sekolah. Namun, dalam perjalanannya, program ini juga menghadapi berbagai tantangan, termasuk sejumlah kasus keracunan makanan yang menimpa peserta didik di beberapa daerah. Kasus-kasus tersebut mendorong BGN melakukan pembekuan terhadap ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai bermasalah dalam pelaksanaan program.
Dadan Hindayana tercatat sebagai Kepala BGN pertama yang dilantik Presiden Prabowo pada Agustus 2024. Selama masa kepemimpinannya, ia berperan membangun fondasi kelembagaan BGN dan memperluas cakupan Program MBG ke berbagai daerah. Pemerintah menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Dadan beserta jajaran yang telah berkontribusi dalam pengembangan lembaga tersebut.
Sementara itu, Nanik Sudaryati Deyang bukan sosok baru di lingkungan BGN. Sebelum dipercaya menjadi Kepala BGN, ia menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Dengan pengalaman tersebut, pemerintah berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta meningkatkan pengawasan terhadap kualitas dan distribusi Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Pergantian pimpinan ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan optimal, mengingat program tersebut merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo dalam upaya meningkatkan kualitas gizi dan sumber daya manusia Indonesia.
