Ruangrakyatgarut.id 02 Oktober 2026 — Nama Lulu Gandhi Nan Rajati kembali mengemuka sebagai salah satu figur yang tercatat dalam sejarah awal berdirinya WAPALAM Universitas Garut. Sosok ini disebut sebagai bagian dari fondasi yang menanamkan nilai-nilai kepencintaalaman di lingkungan mahasiswa.
WAPALAM sendiri merupakan organisasi pecinta alam yang tumbuh dan berkembang di Universitas Garut sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat, sekaligus membangun kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup.
Dalam catatan komunitas, Lulu Gandhi Nan Rajati dikenal sebagai salah satu perintis yang ikut membentuk arah gerakan awal organisasi. Perannya menjadi bagian penting dalam membangun identitas WAPALAM sebagai organisasi berbasis nilai dan kepedulian terhadap alam.
Sejak awal berdiri, WAPALAM tidak hanya berorientasi pada kegiatan petualangan, tetapi juga mengedepankan pendidikan karakter, solidaritas, serta tanggung jawab sosial terhadap lingkungan.
Nilai-nilai tersebut diwariskan secara konsisten dari generasi ke generasi. Regenerasi yang berjalan menjadi kekuatan utama organisasi dalam mempertahankan eksistensinya hingga saat ini.
Semangat kepencintaalaman yang ditanamkan para pendiri terus hidup dalam berbagai aktivitas anggota, mulai dari kegiatan eksplorasi hingga aksi sosial yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan.
Di tengah meningkatnya tantangan kerusakan lingkungan, keberadaan organisasi seperti WAPALAM dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif, khususnya di kalangan generasi muda.
Forum Komunikasi Pecinta Alam Indonesia (FKPPAI) juga mendorong pentingnya kolaborasi antar komunitas dalam menjaga alam Indonesia melalui berbagai gerakan dan kampanye yang berkelanjutan.
Ajakan untuk “Bersama Menjaga Alam Indonesia” menjadi refleksi dari semangat kolektif yang terus dijaga oleh komunitas pecinta alam, termasuk WAPALAM Universitas Garut.
Dengan menelusuri kembali jejak tokoh seperti Lulu Gandhi Nan Rajati, generasi muda diingatkan untuk tidak melupakan akar sejarah organisasi yang telah dibangun dengan semangat pengabdian.
Ke depan, keberlanjutan WAPALAM akan sangat ditentukan oleh konsistensi anggotanya dalam menjaga nilai, memperkuat solidaritas, serta terus berkontribusi dalam pelestarian alam Indonesia.
