Ruangrakyatgarut.id 02 Juli 2026 – Polemik pemberitaan yang dinilai sepihak terkait Kelurahan Pakuwon akhirnya menemui titik terang. Melalui forum mediasi yang melibatkan pihak Kelurahan Pakuon, redaksi RuangRakyatGarut.id, Forum 10 RW Kelurahan Pakuon, serta kelompok masyarakat (Pokmas), seluruh pihak sepakat duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan yang sempat memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
Mediasi berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh kekeluargaan. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Lurah Pakuwon, Agus Kusnadi, beserta jajaran, tim redaksi RuangRakyatGarut.id, Forum 10 RW Kelurahan Pakuwon, dan perwakilan Pokmas. Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus meluruskan informasi yang telah beredar di tengah masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Agus Kusnadi menegaskan bahwa pihak kelurahan tidak pernah menutup diri terhadap kritik maupun pemberitaan. Namun, ia berharap setiap informasi yang dipublikasikan tetap mengedepankan prinsip keberimbangan melalui proses konfirmasi yang utuh.
«”Kami sangat terbuka terhadap masukan, namun penting bagi semua pihak, termasuk media, untuk mengedepankan prinsip keberimbangan agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat,” ujarnya.»
Pihak Kelurahan Pakuwon juga mengapresiasi langkah mediasi yang ditempuh sebagai bentuk penyelesaian secara musyawarah. Seluruh pihak sepakat bahwa komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga hubungan harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan media.
Sementara itu, pihak redaksi RuangRakyatGarut.id menyampaikan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme jurnalistik sesuai dengan kode etik pers. Redaksi juga menyampaikan permohonan maaf kepada Lurah Pakuwon, Forum 10 RW Kelurahan Pakuon, dan kelompok masyarakat (Pokmas) apabila pemberitaan sebelumnya dinilai belum sepenuhnya berimbang. Ke depan, redaksi berkomitmen membuka ruang klarifikasi sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik.
Dalam pemberitaan sebelumnya, disebutkan adanya dugaan praktik yang dinilai tidak wajar berdasarkan keterangan narasumber Raja Risnandi selaku Ketua RW 04 Kelurahan Pakuwon. Penyampaian informasi tersebut kemudian memunculkan beragam tanggapan di tengah masyarakat, sehingga seluruh pihak sepakat melakukan pelurusan melalui forum mediasi demi memperoleh informasi yang utuh dan berimbang.
Forum 10 RW Kelurahan Pakuwon bersama kelompok masyarakat (Pokmas) berharap sinergi dan komunikasi antara warga, pemerintah kelurahan, media, serta seluruh unsur masyarakat dapat terus diperkuat. Menurut mereka, koordinasi yang baik akan meminimalkan terjadinya kesalahpahaman informasi serta menjaga kondusivitas di lingkungan Kelurahan Pakuon.
Melalui mediasi ini, seluruh pihak sepakat mengedepankan dialog, klarifikasi, dan komunikasi yang konstruktif dalam menyikapi setiap persoalan. Diharapkan kejadian serupa tidak kembali terulang dan menjadi pembelajaran bersama dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, akurat, serta bertanggung jawab di Kabupaten Garut.
Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, Forum 10 RW, Pokmas, dan media dalam menjaga stabilitas sosial serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap informasi yang beredar.
