Ruangrakyatgarut.id 02 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Garut menggelar konsolidasi organisasi yang dirangkaikan dengan pelantikan serta penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan pengurus ranting. Yang di gelar di GOR Adiwijaya Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput sebagai bekal menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.
Kegiatan ini dihadiri Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan H. Dony Maryadi Oekon, S.T., Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, para pengurus PAC, ranting, anak ranting, kader, simpatisan, serta Bupati Garut yang turut menghadiri acara tersebut.
Dalam sambutannya, H. Dony Maryadi Oekon menegaskan bahwa konsolidasi organisasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat soliditas partai sekaligus membangun semangat baru bagi seluruh kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
“Hari ini kita melaksanakan konsolidasi partai yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PAC dan ranting. Alhamdulillah kegiatan ini dihadiri Ketua DPD Jawa Barat dan juga Bupati Garut. Insya Allah dengan kekuatan baru dan tim baru ini akan menjadi energi baru bagi PDI Perjuangan ke depan,” ujarnya.
Menurut H. Dony, pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi titik awal memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan soliditas organisasi, serta membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap PDI Perjuangan.
“Kita harus hadir di tengah rakyat, mendengar aspirasi mereka, dan memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kekuatan utama PDI Perjuangan ada pada militansi kader dan kekompakan struktur hingga tingkat ranting,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa kepengurusan baru mampu mengembalikan kejayaan PDI Perjuangan di Kabupaten Garut sebagaimana yang pernah diraih pada Pemilu 1999.
“Kita menargetkan kembali seperti tahun 1999, minimal memiliki tujuh kursi atau bahkan lebih di DPRD Kabupaten Garut. Itu menjadi target yang harus kita perjuangkan bersama menuju Pemilu 2029,” katanya.
Selain membahas penguatan organisasi, H. Dony juga menyoroti berbagai persoalan masyarakat yang menjadi fokus perjuangannya sebagai anggota DPR RI. Salah satu isu yang menjadi perhatian serius adalah pengelolaan sampah dan kebutuhan armada pengangkut sampah di Kabupaten Garut.
“Program yang paling utama adalah program kemasyarakatan. Permasalahan terbesar yang kita hadapi saat ini adalah sampah. Bukan hanya Garut, tetapi juga banyak daerah lain di Jawa Barat. Armada pengangkut sampah di Kabupaten Garut juga sudah banyak yang tua dan rusak. Ini akan saya perjuangkan agar pada program tahun 2027 Kabupaten Garut mendapatkan bantuan armada truk pengangkut sampah,” jelasnya.
H. Dony juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat, termasuk para relawan lingkungan hidup, apabila terdapat persoalan terkait program pemerintah maupun hak-hak masyarakat yang perlu diperjuangkan.
“Silakan koordinasikan dengan saya. Kalau memang ada program atau hak masyarakat yang harus diperjuangkan, insya Allah akan saya kawal di kementerian,” ujarnya.
Menutup sambutannya, H. Dony kembali mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan terus bekerja di tengah masyarakat sebagai modal utama meraih kemenangan pada Pemilu 2029.
“Selama kita solid dan kekuatan partai terus terjaga, saya optimistis pada Pemilu 2029 PDI Perjuangan Kabupaten Garut mampu meraih minimal tujuh kursi di DPRD, sehingga kejayaan partai seperti tahun 1999 dapat kembali terwujud,” pungkasnya.
Konsolidasi dan pelantikan pengurus PAC serta ranting tersebut menjadi momentum penting bagi PDI Perjuangan Kabupaten Garut dalam memperkuat mesin organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan. Dengan struktur yang semakin solid, partai berharap mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat kerja-kerja kerakyatan, serta mempersiapkan diri secara optimal menghadapi kontestasi politik pada Pemilu 2029. (Hil)
