Ruangrakyatgarut.id 27 Juli 2026 – Dukungan terhadap upaya penegakan hukum terus menguat dari berbagai elemen masyarakat. Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Garut di bawah kepemimpinan Ketua Ganda Permana, SH, secara tegas menyatakan dukungan penuh kepada jajaran kepolisian, khususnya Polres Garut, dalam menindak aksi kriminalitas seperti begal serta peredaran obat-obatan keras yang dinilai kian meresahkan.
Fenomena kejahatan jalanan dan maraknya peredaran obat keras tidak hanya menjadi persoalan lokal, tetapi telah berkembang menjadi ancaman serius di berbagai daerah di Indonesia. Kondisi ini dinilai membutuhkan langkah tegas, terukur, dan berkelanjutan dari aparat penegak hukum, dengan dukungan aktif dari masyarakat.
GMBI menilai, kehadiran negara melalui aparat kepolisian harus benar-benar dirasakan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Penindakan terhadap pelaku begal serta jaringan peredaran obat-obatan terlarang harus dilakukan tanpa kompromi guna memutus mata rantai kejahatan yang berpotensi merusak generasi bangsa.
“Ini bukan sekadar isu keamanan biasa, tetapi sudah menyentuh aspek sosial yang lebih luas. Jika dibiarkan, peredaran obat keras akan menghancurkan masa depan generasi muda dan memicu meningkatnya angka kriminalitas,” ujar perwakilan GMBI Distrik Garut.
Lebih lanjut, GMBI mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan sistem keamanan yang terpadu. Upaya preventif melalui edukasi dan pengawasan lingkungan dinilai sama pentingnya dengan tindakan represif di lapangan.
Di tengah dinamika nasional yang terus berkembang, stabilitas keamanan menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan pembangunan. Oleh karena itu, partisipasi aktif organisasi masyarakat seperti GMBI dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan sosial serta membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya keamanan.
Dengan dukungan yang semakin luas, diharapkan upaya pemberantasan kejahatan jalanan dan peredaran obat keras dapat berjalan lebih efektif, tidak hanya di Garut, tetapi jugan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam menjaga ketertiban dan keamanan publik.
