Ruangrakyatgarut.id 11 Oktober 2026 — Prestasi membanggakan ditorehkan Fahriza Defri Hermawan, bocah berusia 6 tahun asal Kabupaten Garut, yang berhasil meraih predikat Juara Pinilih 2 dalam ajang Pasanggiri Duta Putra Putri Karaton Sumedang Larang Tingkat Jawa Barat 2026. Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, serta pihak yang turut mendukung perjalanan Fahriza.
Fahriza merupakan siswa SD GIS Prima Insani yang berada di bawah naungan Maheswary Management. Di usianya yang masih belia, ia telah menunjukkan keberanian untuk tampil dan berpartisipasi dalam ajang yang mengangkat nilai-nilai budaya serta tradisi Sunda.
Pasanggiri Duta Putra Putri Karaton Sumedang Larang Tingkat Jawa Barat 2026 diselenggarakan langsung di lingkungan Keraton Sumedang Larang. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Raja Sumedang Larang sebagai bagian dari momentum pelestarian budaya dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Keikutsertaan Fahriza dalam ajang tersebut menjadi pengalaman berharga untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya Sunda. Melalui kegiatan pasanggiri, generasi muda memiliki kesempatan untuk belajar mengenai tata krama, kepribadian, serta pentingnya menjaga identitas budaya daerah.
Predikat Juara Pinilih 2 yang berhasil diraih Fahriza menjadi pencapaian tersendiri di tengah persaingan peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat. Prestasi tersebut sekaligus menjadi pengalaman yang dapat mendorong perkembangan kepercayaan diri dan potensi dirinya pada masa mendatang.
Dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan menjadi bagian penting dalam perjalanan anak untuk mengembangkan bakat. Dengan pendampingan yang tepat, kegiatan seperti pasanggiri dapat menjadi sarana pembelajaran yang positif, bukan semata-mata mengejar penghargaan.
Di bawah naungan Maheswary Management, Fahriza mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan pengembangan potensi diri melalui ajang yang berkaitan dengan seni, penampilan, dan kebudayaan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuannya.
Prestasi Fahriza juga membawa kebanggaan bagi Kabupaten Garut. Kehadirannya dalam ajang tingkat Jawa Barat memperlihatkan bahwa anak-anak daerah memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang mendorong pengembangan bakat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal.
Pelestarian budaya Sunda membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga, sekolah, komunitas, dan pengelola kegiatan kebudayaan. Pengenalan tradisi sejak usia dini menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan leluhur.
Ajang pasanggiri juga diharapkan tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami nilai-nilai budaya, menghargai keberagaman, serta menjaga kesantunan dalam kehidupan sehari-hari.
Keberhasilan Fahriza meraih Juara Pinilih 2 diharapkan dapat memotivasi anak-anak lainnya di Garut untuk berani mengeksplorasi potensi diri dan mengikuti kegiatan positif. Setiap kesempatan untuk belajar dan berprestasi merupakan bagian dari proses tumbuh kembang yang patut mendapatkan dukungan.
Dengan pencapaian tersebut, Fahriza Defri Hermawan menjadi salah satu anak asal Garut yang turut berpartisipasi dalam pelestarian budaya Sunda melalui ajang Pasanggiri Duta Putra Putri Karaton Sumedang Larang Tingkat Jawa Barat 2026. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkembang, meraih pengalaman baru, dan mencintai budaya bangsa sejak dini.
Ruangrakyatgarut.id — Mengabarkan Prestasi, Merawat Budaya, Menginspirasi Generasi.
