Ruangrakyatgarut.id 29 Agustus 2026– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW, AREBA menggelar bhakti sosial khitanan massal bertajuk “Ka Deudeuh” di Kampung Babakan, RT 01 RW 07, Desa Maripari, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, di antaranya pihak kecamatan, KNPI Korcam SPPG Sukawening, KNPI Fauzan Korcam SPPG Kersamanah, Yayasan Putra Bhakti Pakidulan, serta warga setempat yang turut berpartisipasi aktif menyukseskan acara.
Sejumlah tokoh dan panitia yang turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Muhammad Fauzan, Arbi Yuan, Entis Sutisna, Agil Syahrizal, Septian Aditya, serta Dr. Trisna.
Pelaksanaan khitanan massal ini juga didukung oleh tim medis dari Bale Khitan Paseban yang memberikan pelayanan profesional kepada para peserta. Sejak pagi hari, antusiasme warga terlihat tinggi, terutama para orang tua yang membawa anak-anak mereka untuk mengikuti khitanan gratis tersebut.
Ketua panitia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Momentum kemerdekaan dan Maulid Nabi harus dimaknai dengan aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program khitanan Ka Deudeuh dipilih karena menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan akses layanan kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
Para peserta tidak hanya mendapatkan layanan khitanan secara gratis, tetapi juga menerima paket bantuan berupa perlengkapan pasca khitan guna mendukung proses pemulihan.
Selain kegiatan kesehatan, acara juga diisi dengan tausiah keagamaan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam tausiah tersebut, masyarakat diajak untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa kuat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga yang hadir saling membantu dan menunjukkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
AREBA menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Ke depan, program serupa akan terus digelar dengan jangkauan yang lebih luas.
“Ini langkah kecil, tapi kami berharap dampaknya besar. Kepedulian harus terus dijaga, bukan hanya hadir saat momentum tertentu,” tambah panitia.
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin karena dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.
Dengan semangat HUT RI ke-81 dan keteladanan Nabi Muhammad SAW, AREBA melalui bhakti sosial khitanan “Ka Deudeuh” membuktikan bahwa nilai kemerdekaan dan ajaran agama dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama.
