Ruangrakyatgarut.id | 22 Februari 2026 –
Seorang pria bernama Alvin Arsenio Putra dilaporkan tidak kembali setelah meminjam sepeda motor milik rekan kerjanya dengan alasan hendak mengambil tas. Peristiwa tersebut terjadi di area proyek bangunan tempat yang bersangkutan bekerja sebagai tukang bangunan. Korban diketahui berprofesi sebagai petugas keamanan (security). Hingga saat ini, kendaraan yang dipinjam belum dikembalikan.
Kejadian itu berlangsung pada Kamis sekitar pukul 07: 30 WIB di area proyek. Saat itu, Alvin meminta izin kepada korban untuk meminjam sepeda motor dengan dalih mengambil tas yang tertinggal. Karena masih berada dalam satu lingkungan kerja dan sering berinteraksi, korban tidak menaruh rasa curiga dan mengizinkan kendaraan tersebut dibawa.
Namun, setelah ditunggu cukup lama, Alvin tak kunjung kembali ke lokasi proyek. Korban kemudian berupaya menghubungi yang bersangkutan melalui telepon seluler, tetapi nomor yang digunakan sudah tidak aktif.
Sepeda motor yang dipinjam merupakan Honda Beat dengan nomor polisi Z 2181 DBK. Kendaraan tersebut sehari-hari digunakan korban untuk menunjang aktivitas kerja dan kebutuhan keluarga.
“Dia hanya bilang mau ambil tas sebentar. Karena masih satu lingkungan kerja dan sering berinteraksi, saya tidak menaruh curiga,” ujar korban saat dimintai keterangan.
Rekan-rekan pekerja lainnya mengaku terkejut atas kejadian tersebut. Beberapa di antaranya menyatakan tidak mengetahui keberadaan Alvin setelah meninggalkan lokasi proyek dengan membawa sepeda motor korban.
Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum kembali ke tempat kerja maupun memberikan klarifikasi kepada korban dan pihak pengelola proyek.
Korban menyampaikan bahwa peristiwa ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. Laporan tersebut dibuat guna memperoleh kepastian hukum sekaligus membuka kemungkinan pelacakan kendaraan.
Pihak kepolisian setempat membenarkan telah menerima laporan terkait dugaan penggelapan atau penipuan tersebut dan menyatakan masih melakukan penyelidikan awal.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada dalam setiap bentuk transaksi maupun peminjaman barang, termasuk di lingkungan kerja. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terlapor atau melihat kendaraan dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor kepada pihak berwenang.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah memperoleh hasil pemeriksaan tambahan dan data pendukung lainnya.
