Oplus_131072
Ruangrakyatgarut.id 17 Agustus 2026— Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memaknai kembali arti kemerdekaan. Tidak hanya mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan, tetapi juga meneruskan semangat perjuangan melalui karya, persatuan, serta kontribusi nyata dalam membangun bangsa.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut, Agil Sahrizal, mengajak seluruh pemuda di Kabupaten Garut menjadikan momentum 17 Agustus sebagai energi untuk memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Menurut Agil, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan tindakan nyata. Pemuda, kata dia, tidak boleh hanya menjadi penonton dalam berbagai proses pembangunan yang berlangsung.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi tentang bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan karya, persatuan, dan keberanian untuk membangun masa depan,” ujar Agil Sahrizal dalam pesan khusus memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Ia menegaskan, pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan Kabupaten Garut. Karena itu, generasi muda harus mampu mengambil peran sebagai pelopor perubahan sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Agil mendorong pemuda Garut untuk aktif dalam berbagai sektor, mulai dari pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan, inovasi, pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga penguatan persatuan di tengah keberagaman.
“Pemuda harus hadir sebagai pelopor perubahan, penggerak ekonomi, penjaga persatuan, serta mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah,” tegasnya.
Menurutnya, menjadi mitra kritis bagi pemerintah bukan berarti sekadar memberikan kritik, tetapi juga menghadirkan gagasan, solusi, dan kontribusi yang dapat memperkuat pembangunan. Pemuda diharapkan mampu menjadi kekuatan sosial yang turut mengawal kebijakan publik agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Agil juga mengajak seluruh pemuda untuk tidak kehilangan semangat gotong royong dan persatuan. Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa harus tetap menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk menghadirkan Garut yang lebih maju, produktif, inovatif, dan berdaya saing,” katanya.
Ia menilai, tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan tantangan yang dihadapi para pejuang kemerdekaan pada masa lalu. Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas generasi saat ini adalah menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan prestasi serta pembangunan yang berkelanjutan.
Karena itu, Agil mengajak pemuda Garut untuk tidak berhenti pada semangat dan slogan, tetapi menerjemahkan rasa cinta tanah air melalui tindakan nyata.
“Karena Indonesia merdeka membutuhkan pemuda yang tidak hanya berani bermimpi, tetapi juga berani bergerak dan berkarya,” ujarnya.
Di momentum HUT RI ke-81 ini, DPD KNPI Kabupaten Garut juga mendorong agar semangat kepemudaan semakin diperkuat melalui kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membuka lebih banyak ruang bagi anak muda dalam mengembangkan potensi, menciptakan lapangan kerja, melahirkan inovasi, serta berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
Agil berharap peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif bahwa masa depan bangsa dan daerah juga berada di tangan generasi muda.
“Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka! Merdeka! Merdeka!” pungkas Agil Sahrizal, Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut.
