Ruangrakyatgarut.id 5 September 2026 – Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Bayongbong berlangsung khidmat di Masjid Jami Nurul Atiqah, Nangoh, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus NU setempat, tokoh agama, serta masyarakat Nahdliyin dari berbagai desa di wilayah Bayongbong. Suasana religius terasa kental dengan lantunan shalawat dan tausiyah yang mengajak umat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah MWC NU Bayongbong, H. Asep Rosyad, mengajak seluruh pengurus dan warga Nahdliyin untuk terus memperkuat sinergi dalam menjalankan roda organisasi serta kegiatan keumatan.
Ia menegaskan bahwa pergerakan NU harus berjalan selaras antara pendekatan kultural dan struktural. Menurutnya, keseimbangan keduanya menjadi kunci dalam mewujudkan kemaslahatan umat secara luas.
“Pergerakan kultural dan struktural keorganisasian harus berjalan seimbang demi tercapainya maslahat lil ummah,” ujarnya.
Selain itu, H. Asep juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dalam setiap lini organisasi, baik dalam aspek gerakan maupun tata kelola administrasi. Hal ini dinilai penting agar organisasi semakin tertata, profesional, dan adaptif terhadap dinamika zaman.
Ia turut menyinggung dinamika yang terjadi dalam Muktamar NU sebelumnya. Menurutnya, setiap peristiwa harus dijadikan sebagai bahan refleksi dan pembelajaran untuk memperkuat soliditas organisasi ke depan.
“Yang terpenting bagi kita di tingkat akar rumput adalah tetap berkhidmat dan bergerak sesuai arahan para kiai sepuh serta berpegang teguh pada AD/ART organisasi,” tambahnya.
Tidak hanya menjadi momentum spiritual, peringatan Maulid Nabi kali ini juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Melalui kolaborasi dengan LAZISNU Bayongbong, panitia menyalurkan santunan kepada anak yatim dari 18 desa se-Kecamatan Bayongbong. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial NU terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, digelar pula pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Puskesmas Cilimus. Layanan ini disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga memperkuat peran NU sebagai organisasi keagamaan yang hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
