Ruangrakyatgarut.id 19 Juli 2026 – Fakta memprihatinkan kembali terungkap di Kabupaten Garut. Seorang lansia bernama Pa Rodi di Desa Sirnagalih, Kecamatan Bayongbong, yang masuk kategori desil 2 justru belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah.
Temuan ini terungkap saat Ketua DPRD Garut Aris Munandar bersama Anggota DPRD Yudha Puja Turnawan turun langsung mengunjungi kediaman Pa Rodi. Kondisi tersebut langsung memantik keprihatinan sekaligus tanda tanya besar terhadap kinerja Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut.
Pasalnya, desil 2 merupakan kategori masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam penyaluran bantuan sosial. Fakta bahwa Pa Rodi belum tersentuh bantuan dinilai sebagai kegagalan serius dalam sistem pendataan maupun distribusi.
Aris Munandar menegaskan, kondisi ini tidak bisa dibiarkan dan harus segera ditindaklanjuti secara konkret oleh pihak terkait, khususnya Dinsos Garut.
Ia bahkan secara tegas mendorong agar Dinsos segera mengusulkan Pa Rodi ke Kementerian Sosial (Kemensos), mengingat yang bersangkutan sangat layak menerima bantuan.
“Ini jelas masuk kategori prioritas. Kalau sampai belum dapat bantuan, berarti ada persoalan dalam sistem yang harus segera diperbaiki,” tegas Aris.
Lebih jauh, ia menilai kejadian ini menjadi indikasi bahwa masih ada kelemahan dalam akurasi data sosial di lapangan. Menurutnya, validasi dan pembaruan data harus dilakukan secara berkala agar tidak ada warga miskin yang terlewat.
Sementara itu, Yudha Puja Turnawan menekankan pentingnya kehadiran langsung para pemangku kebijakan di tengah masyarakat, guna memastikan kondisi riil tidak tertutup oleh laporan administratif semata.
“Kasus seperti ini tidak akan terlihat kalau hanya mengandalkan data di atas kertas. Harus ada kehadiran langsung,” ujar Yudha.
Dalam kunjungan tersebut, Aris dan Yudha juga melihat langsung kondisi kehidupan Pa Rodi serta memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian. Namun keduanya menegaskan, bantuan pribadi bukanlah solusi utama.
Mereka menilai, perbaikan sistem dan ketepatan sasaran program bantuan sosial merupakan kunci agar kejadian serupa tidak terus berulang. Dinsos Garut pun didorong untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh agar tidak ada lagi warga rentan yang terabaikan.
