Ruangrakyatgarut.id 19 September 2026 — Bursa pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut mengarah pada satu nama. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, disebut semakin kokoh sebagai calon tunggal menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).
Dinamika internal partai sebelumnya sempat memunculkan lebih dari satu kandidat. Nama Aris Munandar turut disebut dalam kontestasi, sehingga peluang persaingan terbuka sempat mengemuka pada tahap awal penjaringan.
Namun dalam perkembangannya, dukungan politik terhadap Syakur Amin terus menguat. Sejumlah Pengurus Kecamatan (PK), organisasi sayap, hingga ormas pendiri Golkar dilaporkan telah menyatakan dukungan.
Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Musda menyepakati bahwa pendaftaran bakal calon ditutup hingga pukul 16.00 WIB. Hingga batas waktu tersebut, tidak ada lagi kandidat yang mendaftarkan diri.
Dengan kondisi itu, secara administratif hanya terdapat satu calon yang memenuhi syarat, yakni Abdusy Syakur Amin. Musda dijadwalkan tetap dilaksanakan keesokan harinya di Hotel Santika Garut.
Proses selanjutnya akan melalui tahapan verifikasi oleh DPD Partai Golkar Jawa Barat. Meski hanya terdapat satu kandidat, mekanisme musyawarah tetap dijalankan sesuai aturan organisasi.
Konsolidasi yang dilakukan secara bertahap dinilai menjadi faktor utama mengerucutnya dukungan. Mayoritas struktur partai di tingkat bawah disebut telah mengunci pilihan kepada Syakur.
Situasi ini membuat peluang munculnya penantang praktis tertutup. Skenario pemilihan secara aklamasi pun menguat sebagai opsi yang paling realistis dalam forum Musda.
Sejumlah kader menilai, menguatnya satu kandidat dapat mempercepat konsolidasi partai pasca-Musda. Namun di sisi lain, kondisi ini juga memunculkan perdebatan mengenai kualitas demokrasi internal partai.
Pengamat politik lokal menyebut fenomena calon tunggal bukan hal baru dalam dinamika partai politik di daerah. Hal tersebut kerap terjadi ketika dukungan telah terkonsentrasi pada satu figur dominan.
Meski demikian, mekanisme Musda tetap menjadi penentu akhir. Forum tersebut memiliki kewenangan penuh dalam menetapkan Ketua DPD secara sah dan konstitusional.
Musda Golkar Garut kali ini dipandang sebagai momentum penting untuk menentukan arah politik partai ke depan, terutama dalam menghadapi dinamika politik lokal dan agenda strategis daerah.
