Ruangrakyatgarut.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Garut melalui program KNPI Impact menggelar kegiatan “Berbenah Hutan Kota Kerkhof” pada Minggu (19/7/2026). Mengusung tema “Muda Bergerak, Untuk Hutan Kota Berbenah”, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah daerah.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi DPD KNPI Garut bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut. Puluhan kader KNPI, organisasi kepemudaan (OKP), relawan, dan berbagai unsur terkait turun langsung bergotong royong membersihkan kawasan Hutan Kota Kerkhof sebagai salah satu ruang terbuka hijau yang menjadi paru-paru Kota Garut.
Berbagai aktivitas dilakukan dalam aksi tersebut, mulai dari membersihkan sampah, memangkas rumput liar, merapikan fasilitas dan area hijau, hingga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, DPD KNPI Garut ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga ruang publik merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPD KNPI Kabupaten Garut, Andre Lesmana, S.P., menegaskan bahwa kegiatan Berbenah Hutan Kota Kerkhof bukan sekadar aksi sosial, melainkan bagian dari proses kaderisasi yang dikemas melalui program KNPI Impact. Menurutnya, kaderisasi harus mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kapasitas organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, semangat pengabdian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari proses kaderisasi anggota KNPI yang diwadahi melalui KNPI Impact. Kami ingin menghadirkan ruang bagi para kader untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Andre.
Andre menjelaskan bahwa pembentukan karakter kader tidak cukup dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan di dalam ruangan. Menurutnya, kader harus diberikan ruang untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat sehingga memiliki pengalaman nyata dalam mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan.
“Aksi-aksi sosial seperti menjaga kebersihan lingkungan akan membentuk jiwa kepemimpinan yang peduli, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan bagi masyarakat. Inilah esensi kaderisasi yang ingin kami bangun di KNPI,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya membangun budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ruang terbuka hijau sebagai penyangga kualitas lingkungan di Kabupaten Garut.
“Melalui kegiatan Berbenah Hutan Kota Kerkhof ini, kami ingin membangun budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ruang hijau sebagai paru-paru kota. Dengan bersama-sama membersihkan dan menata kawasan hutan kota, kami berharap lingkungan tetap bersih, asri, dan nyaman. Upaya sederhana ini diharapkan mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan udara yang lebih sejuk dan segar bagi masyarakat Kabupaten Garut,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andre menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi identitas yang melekat pada setiap kader KNPI. Organisasi kepemudaan, menurutnya, harus mampu menjadi motor penggerak perubahan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan harus terus menjadi identitas kader KNPI. Kami ingin kader-kader KNPI tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Garut Hebat,” tegasnya.
Andre juga mendorong agar kolaborasi antara KNPI, perangkat daerah, komunitas, organisasi kepemudaan, dan masyarakat terus diperkuat melalui berbagai program yang berkelanjutan. Ia meyakini bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor yang konsisten dan berkesinambungan.
Menurutnya, KNPI Impact akan terus menjadi wadah bagi kader-kader muda untuk melahirkan berbagai gerakan positif di bidang lingkungan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, proses kaderisasi tidak hanya menghasilkan pemimpin organisasi, tetapi juga melahirkan pemuda yang mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Melalui kolaborasi DPD KNPI Garut, KNPI Impact, Diskominfo, PUPR, DLH, Dispora Kabupaten Garut, serta organisasi kepemudaan (OKP), diharapkan semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam gerakan pelestarian lingkungan. Aksi Berbenah Hutan Kota Kerkhof diharapkan menjadi langkah awal dari gerakan berkelanjutan untuk menjaga ruang terbuka hijau tetap bersih, asri, dan nyaman, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan Kabupaten Garut yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan. (Hilman)
