Ruangrakyatgarut.id 08 juli 2026 -Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Garut, kami mencermati munculnya berbagai pernyataan dari pihak-pihak yang mengatasnamakan diri sebagai aktivis maupun pemerhati politik yang berupaya membangun opini mengenai figur yang dinilai layak memimpin Partai Golkar Kabupaten Garut.
Sekretaris AMPG Kabupaten Garut, Febbie, menyampaikan bahwa pihaknya menghormati kebebasan setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Namun demikian, apabila opini tersebut berkembang menjadi upaya memengaruhi proses demokrasi internal Partai Golkar, maka hal tersebut patut disayangkan.
“Musda merupakan forum internal organisasi yang memiliki mekanisme, aturan, serta pemegang hak suara yang sah. Oleh karena itu, proses penentuan kepemimpinan Partai Golkar bukanlah ruang yang semestinya diarahkan atau dipengaruhi oleh pihak-pihak yang tidak memiliki kedudukan dalam mekanisme pengambilan keputusan organisasi,” tegas Febbie.
Ia menegaskan, kader Partai Golkar Kabupaten Garut memiliki integritas, kedewasaan politik, serta kemampuan untuk menentukan pemimpin terbaik berdasarkan kapasitas, rekam jejak, loyalitas, dan komitmen terhadap kemajuan partai, bukan karena tekanan opini maupun narasi yang dibangun oleh pihak eksternal.
Karena itu, AMPG Kabupaten Garut mengimbau kepada siapa pun yang mengaku sebagai aktivis, pengamat, maupun pemerhati politik agar menghormati independensi Partai Golkar dan tidak menggiring opini yang berpotensi mengganggu kondusivitas pelaksanaan Musda. Demokrasi yang sehat bukan hanya menjamin kebebasan berpendapat, tetapi juga menghormati kedaulatan setiap organisasi politik dalam menjalankan mekanisme internalnya.
Partai Golkar merupakan organisasi politik yang memiliki tradisi demokrasi serta sistem kaderisasi yang kuat. Oleh sebab itu, keputusan terbaik diyakini akan lahir dari musyawarah para kader dan pemegang hak suara yang sah, bukan dari intervensi atau tekanan opini pihak luar.
Biarkan kader Partai Golkar menentukan masa depan partainya sendiri. Hormati mekanisme organisasi, junjung tinggi etika demokrasi, dan hentikan segala bentuk upaya yang dapat ditafsirkan sebagai campur tangan terhadap kedaulatan Musyawarah Daerah DPD Partai Golkar Kabupaten Garut.
