Ruangrakyatgarut.id – Pemerintah Kabupaten Garut menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Hal tersebut ditandai dengan diterimanya secara resmi kedatangan petugas Sensus Ekonomi 2026 oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (8/7/2026).
Penerimaan petugas sensus tersebut menjadi simbol dimulainya dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Garut terhadap agenda nasional yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS). Melalui sensus yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali ini, pemerintah berharap tersedianya data ekonomi yang akurat, lengkap, dan terpercaya sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan di tingkat nasional maupun daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Garut turut memberikan data yang diperlukan kepada petugas sensus sebagai bentuk keteladanan kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelaku usaha.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat dan juga pelaku usaha untuk menerima petugas Sensus Ekonomi Tahun 2026 yang datang dengan tanda pengenal resmi dari Badan Pusat Statistik,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Ia menegaskan bahwa data yang dihimpun melalui sensus memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu, masyarakat diharapkan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Bupati juga mengingatkan agar masyarakat tidak ragu menerima kedatangan petugas sensus. Seluruh petugas telah dibekali identitas resmi dari BPS dan menjalankan tugas berdasarkan ketentuan yang berlaku.
“Berikan data yang benar dan lengkap, karena data dijamin kerahasiaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik. Partisipasi kita semua sangat penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan perencanaan pembangunan, penguatan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Menurut Abdusy Syakur Amin, data yang akurat akan menjadi pijakan penting bagi pemerintah dalam menyusun berbagai program pembangunan, mulai dari pemberdayaan pelaku usaha, peningkatan investasi, penguatan sektor UMKM, hingga penyediaan lapangan kerja yang lebih tepat sasaran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai gerakan bersama menuju Garut yang lebih maju dan sejahtera.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut, Sidik Edi Sutopo, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Garut terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, dukungan dari pemerintah daerah menjadi modal penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat selama proses pendataan berlangsung.
Ia menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan pendataan menyeluruh terhadap seluruh aktivitas usaha nonpertanian di Indonesia. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar dalam memotret kondisi perekonomian daerah, mengukur perkembangan dunia usaha, serta menjadi acuan bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi yang tepat sasaran.
Sidik menambahkan, seluruh petugas sensus telah dibekali pelatihan, identitas resmi, serta menerapkan standar operasional yang telah ditetapkan BPS. Masyarakat diimbau memastikan petugas yang datang membawa atribut resmi BPS sebelum memberikan keterangan.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh informasi yang diberikan responden dijamin kerahasiaannya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Statistik. Data yang dikumpulkan tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan, penegakan hukum, maupun kepentingan di luar statistik.
“Kami berharap seluruh masyarakat dan pelaku usaha dapat memberikan informasi yang benar dan lengkap. Data yang berkualitas akan menghasilkan statistik yang berkualitas pula, sehingga mampu menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Sidik.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPS, pelaku usaha, dan masyarakat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang valid dan komprehensif. Data tersebut akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat perencanaan pembangunan, meningkatkan daya saing daerah, serta mewujudkan visi Garut Hebat melalui kebijakan ekonomi yang berbasis data. (Hilman)
