Ruangrakyatgarut.id 08 Oktober 2026 — Api yang membakar tumpukan sampah di TPS Pasirbajing dilaporkan belum kunjung padam. Kepulan asap masih terlihat menyelimuti kawasan dan menimbulkan keluhan dari warga yang berada di sekitar lokasi.
Kondisi tersebut membuat masyarakat merasa terganggu. Asap yang menyebar ke lingkungan sekitar disebut membuat sebagian warga merasa sesak dan terpaksa menutup pintu maupun jendela rumah untuk mengurangi masuknya asap.
Persoalan ini dinilai tidak bisa dianggap hanya sebagai kebakaran biasa. Ketika asap terus menyebar dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, penanganan harus dilakukan secara cepat, serius, dan menyeluruh.
Warga mempertanyakan mengapa api di kawasan TPS tersebut belum dapat dipadamkan secara tuntas. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa tidak ada lagi titik api yang masih berada di dalam tumpukan sampah.
Pasalnya, tumpukan sampah yang terbakar dapat menyimpan bara atau titik panas di bagian dalam. Jika tidak ditangani secara menyeluruh, api berpotensi kembali muncul meskipun kobaran di permukaan terlihat telah mengecil.
Kondisi ini sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai sistem pengelolaan dan pengawasan TPS Pasirbajing. Kebakaran yang menghasilkan asap pekat dan mengganggu warga seharusnya menjadi bahan evaluasi serius bagi pihak terkait.
Masyarakat sekitar tidak seharusnya terus-menerus menjadi pihak yang menanggung dampak dari persoalan pengelolaan sampah. Apalagi jika asap berlangsung dalam waktu lama dan mengganggu kenyamanan warga.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu segera memastikan proses pemadaman berjalan sampai tuntas. Selain memadamkan api, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh area tumpukan sampah untuk memastikan tidak ada potensi munculnya kembali titik api.
Warga juga berharap ada penjelasan mengenai penyebab kebakaran serta langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Transparansi diperlukan agar masyarakat mengetahui sejauh mana penanganan telah dilakukan.
Jangan sampai menunggu keluhan warga semakin meluas baru penanganan diperkuat. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat di sekitar TPS harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pengelolaan sampah.
Kebakaran TPS Pasirbajing akhirnya bukan sekadar persoalan api dan tumpukan sampah. Peristiwa ini menjadi pertanyaan publik mengenai efektivitas pengelolaan, pengawasan, serta tanggung jawab pemerintah dalam memastikan lingkungan sekitar tetap aman dan tidak membebani warga.(el)
