Ruangrakyatgarut.id — Kasus dugaan pencabulan yang menimpa seorang santriwati di salah satu pondok pesantren di Jawa Tengah menuai keprihatinan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Wakil Ketua Bidang Agama DPD KNPI Garut sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Malati Pasirwangi, Ceng Ilham Nurfaqif, S.Pd.I, yang akrab disapa Ceng Anom.
Ceng Anom menyampaikan rasa prihatin dan menyayangkan atas peristiwa yang mencoreng dunia pendidikan pesantren tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan pelecehan maupun pencabulan tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Kami sangat prihatin dan mengutuk keras tindakan tersebut. Perbuatan seperti itu jelas mencederai nilai-nilai agama, moral, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan pesantren,” ujarnya saat dimintai tanggapan, Jumat (8/5/2026).
Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak langsung menggeneralisasi seluruh pondok pesantren akibat kasus yang terjadi. Menurutnya, pesantren selama ini tetap menjadi lembaga pendidikan yang berperan penting dalam membentuk karakter, akhlak, dan pendidikan keagamaan generasi muda.
“Kami berharap masyarakat tetap percaya terhadap pesantren. Jangan sampai karena ulah oknum, seluruh pesantren mendapat stigma negatif. Tidak semua pesantren seperti itu,” katanya.
Sebagai bentuk langkah antisipasi, Ceng Anom juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi internal di lingkungan pondok pesantren yang dipimpinnya. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para santri selama menempuh pendidikan.
“Kami juga melakukan check dan re-check di internal pondok, mulai dari pengawasan, kedisiplinan, hingga pola pembinaan terhadap santri agar hal-hal seperti ini tidak terjadi,” tambahnya.
Ia pun mendorong agar seluruh lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren, memperkuat sistem pengawasan serta membuka ruang pengaduan yang aman bagi para santri guna mencegah terjadinya tindak kekerasan maupun pelecehan seksual di lingkungan pendidikan. (Hil)
