Ruangrakyatgarut.id 30 Juli 2026 – Ketua Pemuda Tani Kabupaten Garut, H. M. Riyan, mendorong penguatan sektor lingkungan hidup melalui akselerasi peran penasihat khusus presiden sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekologis yang kian kompleks.
Menurutnya, kebijakan lingkungan membutuhkan percepatan dan ketepatan arah, sehingga diperlukan peran aktif penasihat khusus presiden dalam menjembatani kebutuhan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.
H. M. Rian menilai, Kabupaten Garut memiliki potensi sumber daya alam yang besar, namun juga menghadapi berbagai persoalan lingkungan, mulai dari kerusakan lahan, pengelolaan sampah, hingga ancaman terhadap keberlanjutan sektor pertanian.
“Peran penasihat seperti Herwin Suparjo dan Erwin Chahara harus mampu mempercepat lahirnya kebijakan yang konkret dan menyentuh langsung kebutuhan daerah, khususnya dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan elemen masyarakat sangat penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kelestarian lingkungan.
Selain itu, Pemuda Tani Garut juga mendorong penguatan program pertanian ramah lingkungan sebagai bagian dari solusi jangka panjang dalam menjaga ekosistem.
Menurutnya, petani memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keseimbangan alam, sehingga perlu didukung melalui kebijakan yang berpihak, edukasi berkelanjutan, serta akses terhadap teknologi pertanian modern.
Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, agar program-program yang dijalankan tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga partisipatif.
“Kalau petani dilibatkan secara aktif, maka program lingkungan akan lebih efektif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Dorongan ini menjadi bagian dari komitmen Pemuda Tani Garut dalam mendukung agenda pembangunan hijau (green development) yang sejalan dengan kebijakan nasional.
Sejumlah kalangan menilai, langkah ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat, terutama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor melalui peran penasihat khusus presiden.
Hingga saat ini, diharapkan adanya tindak lanjut konkret dari pemerintah dalam mempercepat kebijakan lingkungan yang berpihak pada daerah, khususnya Kabupaten Garut sebagai wilayah dengan potensi agraris yang besar.
