Ruangrakyatgarut.id 10 Agustus 2026 – Aliansi Bela Anak Bangsa (ABAG) menggelar aksi sebagai bentuk keresahan masyarakat terhadap maraknya dugaan peredaran obat-obatan terlarang, obat keras ilegal, narkoba, serta berbagai persoalan sosial yang dinilai mengancam masa depan generasi muda di Kabupaten Garut.
Aksi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat dan berbagai elemen yang tergabung dalam ABAG untuk menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Garut dan aparat penegak hukum (APH) agar mengambil langkah lebih serius dalam mencegah sekaligus menindak peredaran obat-obatan terlarang.
Dalam aksi tersebut, Presidium Ruang Rakyat Garut (RRG), Eldy Supardi, mempertanyakan sejauh mana perhatian pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terhadap kondisi generasi muda yang menurutnya semakin terancam akibat peredaran obat-obatan terlarang.
“Pemerintah Kabupaten Garut, kita ingin melihat sejauh mana APH hari ini melihat generasi kita hancur, generasi kita teracuni oleh obat-obatan terlarang. Lihat sepanjang jalan,” tegas Eldy dalam orasinya.
Eldy juga mempertanyakan keberadaan sejumlah titik usaha yang diduga berkaitan dengan peredaran obat-obatan terlarang di sejumlah wilayah Garut. Ia meminta aparat tidak menutup mata terhadap keresahan masyarakat yang muncul akibat persoalan tersebut.
“Apakah bapak-bapak polisi tidak melihat toko-toko yang berjejer di sepanjang Kabupaten Garut? Apakah mereka tidak melihat bagaimana dampak dari obat-obatan terlarang ini?” ujarnya.
Menurut Eldy, persoalan peredaran obat-obatan terlarang tidak semata-mata berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menyangkut masa depan generasi muda. Ia menilai dampak penyalahgunaan obat-obatan terlarang dapat merusak kehidupan anak-anak dan mengancam kualitas generasi penerus bangsa.
“Hancur generasi kita oleh peredaran obat-obatan terlarang, oleh peredaran obat-obatan ilegal,” katanya.
Desak Penindakan Tanpa Pandang Bulu
Eldy mendesak Pemerintah Kabupaten Garut bersama APH menunjukkan keseriusan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penindakan. Menurutnya, keresahan masyarakat harus dijawab melalui langkah nyata, profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.
“Sejauh mana Pemerintah Kabupaten Garut bersama APH menyikapi persoalan ini? Mari kita sama-sama melihat sejauh mana langkah yang sudah dilakukan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa masyarakat tidak menginginkan persoalan tersebut dibiarkan berlarut-larut. Penindakan terhadap peredaran obat-obatan terlarang, menurutnya, merupakan bagian dari tugas aparat penegak hukum yang harus dijalankan secara tegas dan terukur.
“Tugas penegak hukum sebagai penindakan,” ujar Eldy.
Selain meminta penindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran, Eldy juga menyerukan agar aparat melakukan pengusutan secara menyeluruh apabila dalam proses penegakan hukum ditemukan dugaan adanya pihak tertentu yang memberikan perlindungan atau membekingi aktivitas ilegal tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa setiap dugaan harus dibuktikan melalui proses hukum dan pemeriksaan yang objektif, sehingga tidak menimbulkan tuduhan tanpa dasar.
Jangan Biarkan Keresahan Masyarakat Membesar
Eldy juga mengingatkan pemerintah dan aparat agar tidak menunggu sampai keresahan masyarakat semakin besar. Ia menyerukan agar persoalan peredaran obat-obatan terlarang diselesaikan melalui mekanisme penegakan hukum yang profesional dan sesuai aturan.
“Jangan sampai rakyat dan santri Garut semakin geram. Jangan sampai keresahan ini terus dibiarkan,” tegasnya.
Aksi ABAG menjadi bentuk tekanan moral sekaligus seruan kepada seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Garut untuk memperkuat sinergi dalam melindungi generasi muda.
ABAG menempatkan keselamatan generasi muda sebagai persoalan bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat.
Gerakan tersebut juga menekankan pentingnya pencegahan, edukasi, pengawasan lingkungan, serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam peredaran obat keras ilegal maupun narkotika.
Di penghujung orasinya, Eldy kembali menyerukan semangat perjuangan masyarakat untuk bersama-sama menjaga masa depan generasi muda Kabupaten Garut.
“Hidup rakyat! Hidup rakyat!” serunya, yang kemudian disambut semangat oleh peserta aksi.
