Ruangrakyatgarut.id 09 juli 2026 – Menghadapi kontestasi politik yang kian kompetitif, DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut mulai memanaskan mesin partai dengan menggelar pendidikan politik sebagai langkah konsolidasi strategis menuju Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas internal sekaligus mematangkan kesiapan kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan yang diprediksi semakin kompleks.
Kegiatan tersebut diikuti oleh kader dari berbagai tingkatan, mulai dari pengurus hingga simpatisan. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas, pemahaman politik, serta mendorong peran aktif kader dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Dalam pelaksanaannya, pendidikan politik ini menitikberatkan pada penguatan ideologi partai, pemahaman terhadap peran dan fungsi partai politik, serta strategi komunikasi politik yang efektif di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.
Selain itu, para peserta juga dibekali pentingnya menjaga loyalitas, integritas, dan militansi sebagai kader partai, agar mampu menjadi garda terdepan dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat.
H. Dudung Sudiana, menegaskan bahwa pendidikan politik bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian penting dari proses kaderisasi yang berkelanjutan.
“Partai harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik. Kader harus menjadi solusi dan mampu menjawab kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pada tahun politik mendatang, Partai Demokrat menargetkan kemenangan dalam Pemilu mendatang, termasuk memperkuat posisi politik di Kabupaten Garut.
Menurutnya, konsolidasi internal sejak dini menjadi kunci dalam menghadapi kontestasi politik. Dengan kader yang solid, terlatih, dan memiliki visi yang jelas, partai diyakini mampu meningkatkan kepercayaan publik.
Melalui kegiatan ini, DPC Partai Demokrat Garut menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan politik yang tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga pada pengabdian nyata kepada masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa persiapan menuju Pemilu mendatang telah dimulai, dengan fokus pada penguatan sumber daya manusia dan struktur organisasi partai secara menyeluruh.
