Ruangrakyatgarut.id 31 Agustus 2026 – Dukungan terhadap pencalonan Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M.Eng. sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut semakin menguat. Hal itu ditandai dengan deklarasi dukungan yang dihadiri 28 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Kabupaten Garut serta sejumlah organisasi sayap dan organisasi pendiri Partai Golkar.
Dalam deklarasi tersebut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan jajaran PK dan organisasi yang hadir. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus menunjukkan adanya aspirasi dari tingkat bawah untuk mendorong dirinya maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut.
“Alhamdulillah, hari ini saya mendapatkan kehormatan berupa dukungan dan support dari teman-teman PK Partai Golkar di Kabupaten Garut serta organisasi-organisasi yang mendorong dan mendukung saya sebagai salah satu calon Ketua DPD Golkar Kabupaten Garut,” ujar Abdusy Syakur.
Ia menilai dukungan yang muncul tidak hanya berasal dari struktur partai di tingkat daerah, tetapi juga mencerminkan adanya komunikasi antara aspirasi kader di tingkat bawah dengan jajaran partai di tingkat provinsi hingga pusat.
“Ini sebenarnya merupakan pertemuan antara arus dari bawah atau bottom up dengan dukungan dari pusat. Sejauh yang kami ketahui, insyaallah dukungan dari DPD juga kuat, dari DPP juga insyaallah, dan dari PK juga baik,” katanya.
Dengan dukungan dari 28 PK tersebut, Abdusy Syakur menyebut dirinya semakin yakin bahwa pencalonannya memiliki basis dukungan yang cukup kuat. Meski demikian, ia menegaskan proses Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar tetap harus berjalan sesuai mekanisme demokrasi organisasi.
“Saya punya keyakinan ini adalah satu bentuk dukungan yang bulat dari 28 PK. Tetapi prosesnya masih berjalan. Ini adalah proses yang demokratis, sehingga tentu masih ada kemungkinan teman-teman memiliki pendapat yang berbeda,” ujarnya.
Dorong Musyawarah untuk Mufakat
Menanggapi kemungkinan Musda Partai Golkar Kabupaten Garut berlangsung secara aklamasi, Abdusy Syakur memilih menekankan pentingnya mekanisme musyawarah dan mufakat.
Menurutnya, tradisi organisasi Partai Golkar mengedepankan musyawarah sebagai bagian penting dalam menentukan kepemimpinan. Karena itu, ia berharap seluruh dinamika pencalonan dapat berujung pada kesepakatan bersama tanpa meninggalkan soliditas kader.
“Yang menarik dari Golkar, ada harapan bahwa nanti akan ada mufakat untuk bermusyawarah. Kita berusaha karena itu menjadi kaidah Golkar,” ungkapnya.
Ia menegaskan perbedaan pandangan dalam proses demokrasi internal partai merupakan hal yang wajar. Namun, setelah proses Musda selesai dan kepemimpinan baru terbentuk, seluruh kader harus kembali bersatu dan bekerja bersama untuk membesarkan Partai Golkar.
“Kita ingin bahwa meskipun teman-teman ada yang berbeda, ketika sudah ada keputusan yang baru, semua harus solid dan kompak,” tegas Abdusy Syakur.
Ia juga menyerukan agar seluruh elemen Partai Golkar yang selama ini ikut membesarkan partai dapat dirangkul, terlepas dari pilihan atau sikap politik mereka selama proses pencalonan berlangsung.
“Kita harus merangkul semua elemen-elemen Golkar dari mana saja yang selama ini membesarkan bersama kita dengan satu arah yang sama. Sebenarnya tujuannya sama, yaitu membesarkan Partai Golkar,” pungkasnya.
Dukungan dari 28 PK tersebut menjadi salah satu perkembangan penting menjelang pelaksanaan Musda Partai Golkar Kabupaten Garut. Dinamika pencalonan Ketua DPD Golkar Garut pun diperkirakan masih akan terus berkembang hingga proses musyawarah resmi digelar. (Hilman)
