Ruangrakyatgarut.id 08 Agustus 2026 – Politisi muda asal Garut, Suprih Rozikin, berhasil mencatatkan hasil signifikan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VII KAHMI Jawa Barat. Ia meraih 22 suara dan hanya terpaut satu suara dari peraih suara terbanyak dalam forum tersebut.
Dalam hasil pemungutan suara, Ahmad Hidayat menjadi peraih suara tertinggi dengan 23 suara sekaligus dipercaya sebagai Koordinator Presidium. Sementara Suprih menempati posisi kedua, mengungguli sejumlah kandidat lainnya dalam kontestasi yang diikuti banyak figur dari berbagai latar belakang.
Raihan tersebut menempatkan Suprih sebagai salah satu Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Barat periode 2026–2031. Hasil ini sekaligus memperkuat posisi politiknya sebagai representasi kader asal Garut di tingkat provinsi.
Muswil VII KAHMI Jawa Barat sendiri berlangsung dalam suasana kompetitif dengan diikuti 16 calon yang telah lolos verifikasi. Forum ini menjadi ajang strategis dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi alumni HMI di Jawa Barat untuk lima tahun ke depan.
Tema yang diusung dalam Muswil kali ini adalah “Transformasi Keumatan Menuju Jawa Barat Istimewa”, yang menekankan pentingnya peran alumni HMI dalam menjawab tantangan sosial, politik, dan pembangunan daerah.
Perolehan 22 suara yang diraih Suprih dinilai sebagai indikator kuatnya dukungan peserta Muswil terhadap sosoknya, meskipun harus bersaing ketat dengan nama-nama besar di internal KAHMI Jawa Barat.
Saat dikonfirmasi, Suprih membenarkan dirinya terpilih sebagai bagian dari Presidium MW KAHMI Jawa Barat periode 2026–2031. Ia menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.
“Alhamdulillah, terima kasih. Iya, betul, saya terpilih sebagai Presidium MW KAHMI Jawa Barat periode 2026–2031,” ujarnya.
Capaian ini menjadi catatan penting dalam perjalanan politik Suprih Rozikin. Selain sebagai Ketua Komisi II DPRD Garut, ia kini masuk dalam jajaran elit alumni HMI di Jawa Barat yang memiliki peran strategis dalam mendorong arah kebijakan dan gerakan keumatan di tingkat regional.
Dengan komposisi presidium yang terpilih, publik kini menanti langkah konkret KAHMI Jawa Barat dalam menjawab berbagai persoalan daerah, termasuk penguatan sumber daya manusia, ekonomi, serta peran sosial-politik alumni di tengah dinamika Jawa Barat ke depan.
