Ruangrakyatgarut.id 28 Juli 2026 – KADIN Garut menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan pendidikan vokasi sebagai fondasi utama pengembangan industri kulit yang berkelanjutan di Kabupaten Garut.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan dialog interaktif yang diselenggarakan oleh Italian Trade Agency bersama Assomac, yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari sektor industri, pendidikan, serta mitra internasional.
Dalam forum tersebut turut hadir sejumlah tokoh dan pihak terkait, di antaranya Poppy Dharsono dari APPMI, Panel Barus selaku Deputi Kementerian Koperasi, Rudy Gunawan, Febbie A. Zam Zami, Rektor UNIGA Dr. Irfan Nabhani, Paolo Pinto, serta Agostino Apolito.
Pembahasan difokuskan pada upaya mendorong kemajuan industri kulit Garut melalui modernisasi industri, transfer teknologi, serta penguatan inovasi berkelanjutan. Di sisi lain, perhatian utama juga diberikan pada pentingnya pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri.
Perwakilan KADIN Garut menilai bahwa masa depan industri kulit tidak hanya ditentukan oleh penerapan teknologi dan mesin modern, tetapi juga oleh kesiapan tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi serta daya saing global.
“Penguatan SDM menjadi faktor kunci. Tanpa tenaga kerja yang terampil, adaptif, dan berdaya saing, proses modernisasi industri tidak akan berjalan secara optimal,” ujar perwakilan KADIN Garut dalam forum tersebut.
Lebih lanjut, KADIN Garut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan vokasi, serta mitra internasional dalam membangun ekosistem industri yang kuat dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara Indonesia dan Italia dinilai memiliki potensi besar dalam menciptakan sinergi, khususnya dalam pengembangan teknologi industri kulit serta peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga kerja.
Sebagai tindak lanjut dari dialog tersebut, sejumlah langkah konkret direncanakan untuk segera direalisasikan, antara lain program transfer teknologi, pelatihan instruktur, sertifikasi kompetensi tenaga kerja, serta pengembangan program magang industri.
Selain itu, KADIN Garut juga mendorong pembentukan pusat keunggulan vokasi (center of excellence) khusus industri kulit di Garut sebagai upaya memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu sentra industri kulit nasional.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi, memperluas akses pasar global, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
KADIN Garut optimistis bahwa dengan sinergi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan, industri kulit Garut dapat berkembang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan di tengah tantangan global.
“Modernisasi sumber daya manusia merupakan langkah awal dalam mendorong modernisasi industri,” pungkasnya.
