Ruangrakyatgarut.id – Komisi IV DPRD Kabupaten Garut menggelar rapat kerja bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut dalam rangka evaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Triwulan I hingga Triwulan III Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Selasa (9/6/2026).
Rapat kerja dipimpin oleh jajaran Komisi IV DPRD Garut dan dihadiri langsung oleh Kepala Dispora Kabupaten Garut, Asep Mulyana, beserta jajaran. Turut hadir sejumlah stakeholder yang menjadi mitra strategis Dispora, di antaranya KONI, KORMI, NVCI, SOINA, dan DPD KNPI Kabupaten Garut.
Dalam forum tersebut, Komisi IV DPRD Garut melakukan evaluasi terhadap capaian program dan kegiatan Dispora selama tiga triwulan berjalan. Selain membahas realisasi program, rapat juga menjadi wadah untuk menyerap berbagai masukan terkait pengembangan sektor kepemudaan dan olahraga di Kabupaten Garut.
Kepala Dispora Kabupaten Garut, Asep Mulyana, menyampaikan bahwa rapat kerja berlangsung dinamis dan produktif dengan menghadirkan berbagai pandangan serta aspirasi dari organisasi kepemudaan maupun olahraga.
“Alhamdulillah rapat kerja tadi berjalan dengan hidup. Kami dari Dinas Pemuda dan Olahraga membawa stakeholder yang memang merupakan bagian dari mitra kerja Dispora, di antaranya KONI, KORMI, NVCI, SOINA, dan KNPI. Di sana terjadi dialog yang cukup hidup dan pada akhirnya menghasilkan berbagai masukan yang sangat positif,” ujarnya.
Menurut Asep, berbagai organisasi yang hadir menyampaikan sejumlah kebutuhan dan gagasan terkait pengembangan kepemudaan serta peningkatan prestasi olahraga daerah. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan maupun penganggaran ke depan.
“Banyak masukan yang disampaikan oleh rekan-rekan stakeholder seperti KNPI dan KONI. Mudah-mudahan berbagai keinginan dan aspirasi tersebut bisa terakomodasi serta diperjuangkan oleh anggota dewan yang terhormat, baik terkait penambahan anggaran maupun kebijakan yang mendukung kemajuan pemuda dan olahraga,” katanya.
Ia menilai pelibatan langsung para stakeholder dalam rapat kerja DPRD merupakan langkah positif yang mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Jarang sekali rapat kerja kami menghadirkan langsung rekan-rekan stakeholder yang merupakan bagian dari Dinas Pemuda dan Olahraga itu sendiri. Karena itu, forum ini menjadi sangat penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, DPRD, dan seluruh stakeholder,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Garut, Oky Caresa Ginanjar, menyampaikan apresiasi kepada Komisi IV DPRD Garut yang telah memberikan ruang partisipasi kepada organisasi kepemudaan dalam pembahasan berbagai program dan kebijakan strategis.
Menurut Oky, keterlibatan organisasi kepemudaan dalam forum resmi DPRD merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif dan inklusif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Komisi IV DPRD Garut yang telah memberikan kesempatan kepada unsur kepemudaan untuk menyampaikan aspirasi dan pandangan terkait arah pembangunan pemuda di Kabupaten Garut,” ungkapnya.
Selain memberikan apresiasi, KNPI juga mendorong Dispora Kabupaten Garut agar segera melakukan konsolidasi dengan seluruh pemangku kepentingan kepemudaan guna mempercepat penyusunan dan penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Kepemudaan yang hingga kini masih dinantikan oleh berbagai elemen pemuda.
Menurutnya, keberadaan Perbup Kepemudaan sangat penting sebagai payung hukum dalam pelaksanaan program pembinaan, pemberdayaan, dan pengembangan potensi pemuda di Kabupaten Garut.
“Perbup Kepemudaan menjadi instrumen penting untuk memastikan program-program kepemudaan berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Karena itu kami mendorong Dispora agar segera melakukan konsolidasi dengan seluruh stakeholder sehingga regulasi ini dapat segera diterbitkan,” tegas Oky.
Dalam rapat tersebut, anggota Komisi IV DPRD Garut juga menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi agar program-program yang telah direncanakan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan pelaku olahraga.
Selain evaluasi kinerja, rapat kerja turut membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan kelembagaan kepemudaan, pembinaan organisasi pemuda, peningkatan prestasi olahraga daerah, hingga percepatan lahirnya regulasi yang mendukung pengembangan kepemudaan di Kabupaten Garut.
Komisi IV DPRD Garut menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan para stakeholder dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, serta organisasi kepemudaan dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Melalui rapat kerja tersebut, DPRD dan Dispora berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dalam mewujudkan program pembangunan kepemudaan dan olahraga yang berkelanjutan, sekaligus mempercepat terbitnya Perbup Kepemudaan sebagai landasan hukum yang kuat untuk mendukung peran serta kontribusi pemuda dalam pembangunan Kabupaten Garut. (Hilman)
