Ruangrakyatgarut.id 20 April 2026 – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli U-18 antar klub se-Jawa Barat dalam rangka Piala Bupati Garut 2026 resmi berakhir dengan lancar dan sukses. Digelar di GOR RAA Adiwidjaya, ajang ini berlangsung kompetitif sekaligus menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet muda menuju level nasional.
Sebanyak 56 klub dari 14 kabupaten/kota di Jawa Barat ambil bagian dalam kompetisi ini, menjadikannya salah satu Kejurda dengan tingkat partisipasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Dari hasil akhir, klub Tektona tampil dominan dengan meraih gelar juara di kategori putra dan putri sekaligus, menegaskan posisinya sebagai tim unggulan.
Selain menjadi ajang persaingan, Kejurda ini juga dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan jam terbang atlet muda, sekaligus memperkuat pengalaman PBVSI Garut dalam menyelenggarakan event tingkat provinsi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asep Mulyana, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan kejuaraan berjalan tanpa kendala berarti dan mengalami peningkatan dari sisi teknis maupun kualitas pertandingan.
“Alhamdulillah kegiatan ini bisa dibilang sukses, berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan Tektona yang mampu meraih gelar di dua kategori menjadi catatan tersendiri dalam kejuaraan tahun ini.
“Juara satu putra Tektona, putri juga Tektona. Mereka berhasil mengawinkan gelar,” katanya.
Meski demikian, Asep menegaskan pentingnya evaluasi dalam pembinaan atlet usia muda di Kabupaten Garut. Menurutnya, peningkatan kualitas pembinaan masih diperlukan agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Hari ini menjadi evaluasi, khususnya dalam pembinaan kelompok usia. Kita sebagai tuan rumah, tapi belum bisa melangkah sampai semifinal. Ke depan ini harus menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap para tim pemenang dapat membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi. Pasalnya, Kejurda ini merupakan bagian dari jenjang menuju kejuaraan nasional (Jurnas), di mana juara dan runner-up berhak melaju ke tingkat tersebut.
“Untuk para pemenang, mudah-mudahan bisa membawa nama Jawa Barat. Juara dan runner-up akan melanjutkan ke tingkat nasional, baik putra maupun putri,” pungkasnya.
Selain persaingan tim, kejuaraan ini juga memberikan penghargaan individu bagi para pemain berprestasi. Di sektor putra, pemain terbaik final perebutan peringkat 3 dan 4 diraih Rafka Anindya Herdiawan (PBV Victory), sementara pemain terbaik final 1 dan 2 diraih Rafa Aditya Yasar (PBV Tektona). Adapun kategori pemain masa depan Kabupaten Garut diraih Rahman Sumedi Nurrozaq (PBV GMM).
Di sektor putri, pemain terbaik final 3 dan 4 diraih Nazhwa Salsabilla Azzahra (PBV Parahyangan), sedangkan pemain terbaik final 1 dan 2 disabet Davina Anindya Putri (PBV Tektona). Untuk kategori pemain masa depan Kabupaten Garut diraih Aleta Widi Asyifa (PBV Bintang Juku Gakuin).
Untuk kategori tim, juara 1 hingga juara 4 masing-masing mendapatkan trofi, uang pembinaan, piagam penghargaan, serta voucher dari sponsor. Juara 1 memperoleh Rp4.000.000, juara 2 Rp3.000.000, juara 3 Rp2.000.000, dan juara 4 Rp1.000.000.
Kejurda ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pembinaan olahraga bola voli di Kabupaten Garut, sekaligus wadah penjaringan bibit unggul di Jawa Barat. Tingginya antusiasme peserta dan kualitas pertandingan menjadi bukti bahwa potensi atlet voli muda di daerah terus berkembang dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
