Ruangrakyatgarut.id 15 September 2026 — Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Garut mulai menunjukkan arah yang semakin jelas. Meski jadwal pelaksanaan belum diumumkan secara resmi, peta kekuatan internal partai perlahan mulai terkuak ke publik.
Perkembangan politik di tingkat Jawa Barat hingga DPP Partai Golkar disebut mulai mengerucut ke salah satu kandidat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sinyal kuat dari struktur partai di tingkat provinsi terkait arah dukungan di Kabupaten Garut.
Penundaan Musda yang sebelumnya direncanakan pada 27 Agustus 2026 turut memicu meningkatnya intensitas konsolidasi di internal partai. Sejumlah kandidat dikabarkan terus bergerak mengamankan dukungan di tingkat Pengurus Kecamatan (PK).
Dua nama yang mencuat dalam bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut adalah Abdusy Syakur Amin dan Aris Munandar. Keduanya dinilai memiliki basis dukungan yang cukup signifikan di struktur partai hingga ke tingkat bawah.
Informasi yang beredar menyebutkan, salah satu kandidat telah mengantongi dukungan mayoritas PK, bahkan disebut mencapai sekitar 28 kecamatan. Sementara itu, kandidat lainnya juga masih memiliki basis dukungan yang kuat dan tidak dapat diabaikan.
Kondisi tersebut membuat kontestasi Musda Golkar Garut diprediksi akan berlangsung ketat. Di sisi lain, peluang terjadinya skenario kompromi politik di tingkat elite partai juga tetap terbuka.
Sejumlah pengamat menilai penundaan Musda bukan semata persoalan teknis, melainkan bagian dari proses konsolidasi internal untuk mencari titik temu antar kekuatan yang ada. Hal ini dinilai lazim terjadi dalam dinamika partai besar seperti Golkar.
Di tengah situasi tersebut, muncul pula wacana “pengawinan kekuatan” antara unsur eksekutif dan legislatif sebagai salah satu opsi jalan tengah untuk menjaga soliditas partai ke depan.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan DPD Partai Golkar Jawa Barat dan DPP Partai Golkar. Mekanisme Musda masih berpotensi mengarah pada pemilihan secara demokratis maupun aklamasi, tergantung pada dinamika terakhir di lapangan.
Dengan peta dukungan yang mulai mengerucut, publik menilai teka-teki Musda Golkar Garut kini tinggal menunggu momentum pengumuman resmi untuk memastikan siapa figur yang akan memimpin partai berlambang beringin di Kabupaten Garut ke depan.
