Ruangrakyatgarut.id 14 September 2026 — Anggota DPRD Kabupaten Garut, H. Aceng Malki, turun langsung menyalurkan santunan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug. Aksi tersebut menjadi bentuk respons cepat atas musibah yang menimpa masyarakat.
Kegiatan penyaluran bantuan dilakukan di lokasi kejadian dengan melibatkan jajaran PAC PKB Kecamatan Cigedug serta dihadiri langsung oleh Camat Cigedug. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kolaborasi lintas elemen dalam penanganan dampak bencana.
Di tengah kondisi warga yang masih berduka, bantuan yang diberikan diharapkan mampu meringankan beban sementara para korban, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar pascakebakaran.
H. Aceng Malki menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar simbolis, tetapi sebagai bentuk empati nyata terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Korban kebakaran diketahui merupakan keluarga Bapak Yana Mulyana dan Ibu Ai Tanjiah, yang menjadi salah satu pihak terdampak paling parah dalam peristiwa tersebut.
“Musibah ini tentu berat bagi warga. Kami hadir untuk memastikan mereka tidak merasa sendiri, dan ada kepedulian nyata dari berbagai pihak,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga mengingatkan pentingnya budaya gotong royong dalam menghadapi situasi darurat, di mana solidaritas sosial menjadi kunci utama dalam proses pemulihan.
Sementara itu, perwakilan PAC PKB Cigedug menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam momentum politik.
Di sisi lain, Camat Cigedug memberikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan. Ia menilai sinergi antara legislatif, partai politik, dan pemerintah kecamatan menjadi kekuatan penting dalam merespons bencana secara efektif.
“Koordinasi dan kepedulian seperti ini sangat dibutuhkan. Kami juga terus melakukan pendataan untuk memastikan penanganan lanjutan berjalan tepat sasaran,” ungkapnya.
Diketahui, kebakaran yang melanda wilayah Desa Cigedug mengakibatkan kerugian material yang tidak sedikit. Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Saat ini, warga bersama pemerintah setempat masih berupaya melakukan pemulihan, mulai dari pembersihan puing hingga penataan kembali tempat tinggal. Bantuan yang datang diharapkan dapat mempercepat proses tersebut.
Kegiatan santunan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa respons cepat dan kepedulian kolektif sangat dibutuhkan dalam setiap musibah, agar warga terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
