Ruangrakyatgarut.id 05 juli 2026 – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Garut, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Garut mengajak seluruh kader untuk menjaga kondusivitas organisasi, menjunjung tinggi etika politik, serta menghormati mekanisme demokrasi internal partai.
Ketua AMPG Kabupaten Garut, Rendy Destra Apriliando, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan dan komunikasi yang dilakukan AMPG dengan berbagai unsur kader di sejumlah wilayah, masih ditemukan berkembangnya narasi yang mengklaim telah menguasai dukungan akar rumput maupun suara peserta Musda. Menurutnya, narasi semacam itu perlu disikapi secara bijaksana dan tidak dijadikan dasar untuk menggiring opini publik sebelum forum Musda benar-benar dilaksanakan.
“Musyawarah Daerah adalah forum resmi partai yang menentukan arah kepemimpinan melalui mekanisme organisasi yang demokratis. Karena itu, seluruh pihak hendaknya menghindari klaim-klaim yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan lebih mengedepankan persatuan serta kepentingan Partai Golkar,” ujar Destra.
AMPG Kabupaten Garut menegaskan bahwa kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Garut ke depan harus lahir dari proses yang terbuka, bermartabat, serta sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar. Setiap pemilik hak suara memiliki kedaulatan untuk menentukan pilihannya tanpa tekanan, intimidasi, maupun penggiringan opini.
Dalam pandangan AMPG, Kabupaten Garut membutuhkan kepemimpinan Partai Golkar yang mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah demi memperjuangkan kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, apabila kader-kader Partai Golkar melalui forum Musda memberikan amanah kepada Bupati Garut untuk memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Garut, maka keputusan tersebut merupakan hak konstitusional peserta Musda yang harus dihormati seluruh kader.
Sebaliknya, apabila forum Musda menentukan pilihan kepada kader lain melalui proses yang sah, demokratis, dan sesuai aturan organisasi, AMPG juga mengajak seluruh kader untuk menghormati hasil tersebut sebagai wujud kedewasaan berdemokrasi di tubuh Partai Golkar.
AMPG Kabupaten Garut mengajak seluruh kader untuk menjadikan Musda sebagai momentum memperkuat soliditas, mempererat persaudaraan, dan menghindari segala bentuk narasi yang berpotensi memecah belah organisasi. Persatuan kader dan kepatuhan terhadap mekanisme partai merupakan modal utama dalam menghadapi tantangan politik serta mewujudkan kemenangan Partai Golkar di Kabupaten Garut.
“Musda bukanlah arena saling mengklaim kemenangan, melainkan forum demokrasi untuk memilih pemimpin terbaik bagi masa depan Partai Golkar Kabupaten Garut. Marilah kita menjaga marwah organisasi dengan mengedepankan etika, persatuan, dan penghormatan terhadap keputusan forum,” tutup Rendy Destra Apriliando.
Garut, 5 Juli 2026
Rendy Destra Apriliando
Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Garut
