ruangrakyatgarut.id 30Juli 2026 – DPC GMNI Garut mengucapkan selamat atas Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Garut. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk menghadirkan kepemimpinan yang berintegritas, profesional, dan mampu mengemban amanah melalui langkah nyata dalam membenahi internal institusi serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
DPC GMNI Garut menilai, pembinaan dan pengawasan terhadap anggota kepolisian harus terus diperkuat. Hal ini menjadi penting menyusul dugaan pengeroyokan terhadap dua orang Persatuan Alumni GMNI (PA GMNI) Cabang Ciamis oleh oknum anggota Brimob, yang menjadi pengingat bahwa tindakan aparat yang mencederai hukum tidak boleh kembali terjadi, termasuk di Kabupaten Garut.
Ketua DPC GMNI Garut, Pandi Irawan, menyampaikan bahwa jabatan Kapolres merupakan amanah besar yang harus diwujudkan melalui keberanian menegakkan disiplin internal dan menindak setiap pelanggaran tanpa pandang bulu.
“Kami mengucapkan selamat kepada Kapolres Garut yang baru. Amanah ini harus dibuktikan melalui kepemimpinan yang berani membenahi oknum serta memastikan setiap anggota menjunjung tinggi hukum, profesionalisme, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kepercayaan masyarakat tidak dibangun melalui seremoni, tetapi melalui tindakan nyata.”
Menurut Pandi, Kabupaten Garut memiliki dinamika sosial yang tinggi sehingga aparat kepolisian harus mampu menjaga ruang demokrasi serta melindungi hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara konstitusional.
“Kami berharap tidak ada tindakan represif, intimidasi, ataupun penyalahgunaan kewenangan terhadap mahasiswa, aktivis, insan pers, maupun masyarakat. Kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang mampu mencegah persoalan sebelum menimbulkan korban.”
DPC GMNI Garut menegaskan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kinerja aparat penegak hukum di Kabupaten Garut secara objektif dan konstruktif.
“Jadikan peristiwa yang menimpa dua orang PA GMNI Cabang Ciamis sebagai evaluasi agar tidak terulang kembali. Kami berharap Kapolres Garut yang baru mampu menghadirkan kepemimpinan yang tegas, berintegritas, serta berpihak pada kepentingan masyarakat demi terwujudnya penegakan hukum yang adil dan humanis.”
