Ruangrakyatgarut.id 02 Mei 2026 – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, H. Aceng Malki, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Cihurip. Kerusakan jalan yang masif dinilai telah melumpuhkan mobilitas warga dan menghambat laju ekonomi masyarakat setempat.
Kejanggalan Anggaran dan Kendala Lapangan
Dalam tinjauan lapangan, terungkap bahwa proyek perbaikan jalan Cihurip sebenarnya telah masuk dalam Program Perubahan Anggaran Tahun 2025. Namun, pengerjaan di lapangan justru menemui jalan buntu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kendala utama dipicu oleh intervensi oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan “putra daerah”. Mirisnya, oknum tersebut diduga telah menjalin kesepakatan dengan pihak pemborong, bahkan dikabarkan dana pengerjaan sebesar 30 persen telah dicairkan. Meski anggaran sudah terserap sebagian, aktivitas pembangunan justru terhenti akibat iklim kerja yang tidak kondusif.
Keluhan Tokoh Masyarakat
Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), H. Aceng Malki menerima keluhan dari tokoh agama, tokoh pemuda, hingga jajaran pemerintah desa dan kecamatan. Mereka menyatakan kekecewaan mendalam atas mangkraknya proyek yang sangat dinantikan ini.
”Kami melihat kerusakan jalan yang sangat parah. Selain itu, saluran irigasi juga tidak berfungsi karena minim pemeliharaan. Kondisi ini diperparah dengan adanya intervensi oknum yang merugikan kepentingan publik,” ujar Aceng Malki.
Komitmen Keamanan dan Pengawasan Ketat
Menyikapi adanya praktik intimidasi dan “kerjasama” gelap di lapangan, Aceng Malki menegaskan kesiapannya untuk memberikan jaminan keamanan bagi pelaksana konstruksi. Ia menegaskan bahwa hak masyarakat tidak boleh disandera oleh kepentingan segelintir pihak.
”Kami siap menjamin keamanan dan akan melakukan pengawasan ketat agar program ini berjalan sesuai regulasi. Uang rakyat sudah keluar 30 persen, pengerjaan harus segera berjalan. Jangan sampai pembangunan terhenti hanya karena ulah oknum,” tegasnya.
Urgensi Sosial-Ekonomi
Kerusakan jalan di Cihurip berdampak langsung pada tingginya biaya distribusi hasil pertanian dan sulitnya akses menuju layanan kesehatan. Aceng Malki berharap Pemkab Garut segera mengambil langkah tegas pasca-sidak ini.
Masyarakat Cihurip kini menunggu respons resmi dan kepastian jadwal pengerjaan ulang dari dinas terkait agar infrastruktur ini tuntas sebelum masa anggaran berakhir.
