Ruangrakyatgarut.id – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Bogakabisa resmi menjalin kerja sama strategis dengan platform digital Ruangrakyatgarut.id melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU), Selasa (08/04/2026). Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) kompetensi Barista Tahun 2026, program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Direktur LKP Bogakabisa, Shinta Cristi Agustin, S.IP., menyatakan pihaknya secara sadar memilih Ruangrakyatgarut.id sebagai mitra publikasi digital. Keputusan tersebut didasarkan pada perkembangan pesat platform tersebut yang dinilai mampu menjangkau audiens luas di Kabupaten Garut.
“Ruangrakyatgarut.id kami nilai sebagai media yang cepat, akurat, dan kredibel, sehingga sangat relevan untuk mendukung publikasi kegiatan serta karya peserta PKW,” ujarnya.
Program PKW Barista 2026 dirancang untuk mencetak wirausahawan muda di sektor kopi dengan membekali peserta keterampilan teknis maupun nonteknis sesuai kebutuhan industri. Integrasi pelatihan barista dengan literasi digital dinilai menjadi kunci agar peserta mampu bersaing di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi kreatif.
Penandatanganan MOU dilakukan oleh pimpinan kedua institusi dan disaksikan peserta PKW, instruktur, serta perwakilan komunitas UMKM dan pelaku industri kopi di Garut. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan dukungan luas terhadap pengembangan pendidikan vokasi berbasis kewirausahaan.
Dalam kesempatan tersebut, Shinta Cristi Agustin bersama pimpinan Ruangrakyatgarut.id, Eldy Supriadi, menegaskan bahwa kolaborasi dengan media digital merupakan strategi penting untuk memperluas eksposur peserta. Melalui kerja sama ini, peserta diharapkan mampu membangun personal branding, portofolio digital, hingga membuka peluang kemitraan usaha.
Ruangrakyatgarut.id menyambut positif kolaborasi tersebut. Sebagai platform yang fokus pada isu sosial, ekonomi, dan kreativitas daerah, mereka menilai penguatan pendidikan vokasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda yang ingin terjun ke industri kopi.
Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak merancang sejumlah agenda kolaboratif, mulai dari publikasi kegiatan PKW Barista 2026, pelatihan dasar media digital, pendampingan branding UMKM berbasis konten, hingga penyediaan ruang promosi bagi lulusan. Seluruh program diarahkan untuk memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.
“PKW Barista 2026 bukan sekadar pelatihan meracik kopi, tetapi juga pembentukan mindset wirausaha yang adaptif terhadap perkembangan digital,” tegas Shinta.
Sementara itu, pihak Ruangrakyatgarut.id menyatakan kesiapan mereka menjadi jembatan antara lembaga vokasi dan dunia industri. “Kami ingin memastikan peserta memiliki ruang untuk dikenal, bertumbuh, dan memulai usaha,” ujar perwakilan manajemen.
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak optimistis PKW Barista 2026 mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya terampil, tetapi juga adaptif dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi lahirnya wirausahawan muda di industri kopi Garut.
