Ruangrakyatgarut.id 06 November 2026 — Kebijakan efisiensi anggaran olahraga tidak menyurutkan semangat Pengurus Cabang (Pengcab) Triathlon Kabupaten Garut untuk mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Di tengah keterbatasan dukungan anggaran, pengurus memilih mengambil langkah mandiri demi memastikan kebutuhan dan kesiapan atlet tetap terpenuhi.
Ketua Triathlon Kabupaten Garut, Ayi Suryana, SE, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan pelepasan atlet yang berlangsung di Sekretariat Triathlon, Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut.
Ayi menegaskan, keterbatasan anggaran KONI Kabupaten Garut bukan alasan untuk mengurangi semangat perjuangan dalam membangun prestasi olahraga. Menurutnya, pengurus dan atlet harus tetap bekerja keras serta mencari solusi agar target prestasi dapat tercapai.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengembalikan kendaraan dinas milik pemerintah daerah yang dinilai sudah tidak layak digunakan untuk menunjang perjalanan atlet. Sebagai gantinya, pengurus mengambil inisiatif menyewa kendaraan Hiace yang dinilai lebih nyaman untuk mendukung mobilitas atlet.
Menurut Ayi, kenyamanan dan keselamatan atlet harus menjadi perhatian utama. Sebab, atlet tidak cukup hanya dituntut meraih prestasi, tetapi juga harus mendapatkan dukungan fasilitas yang memadai.
“Bagi kami, atlet harus terjamin kebutuhannya. Mulai dari transportasi, seragam, sepatu, konsumsi, hingga kesehatan. Jangan sampai mereka dituntut berprestasi, tetapi kebutuhan dasarnya tidak diperhatikan,” ungkap Ayi.
Ia menjelaskan, pengurus Triathlon Garut berupaya memastikan seluruh atlet memperoleh perlengkapan pertandingan, termasuk seragam dan sepatu. Selain itu, kebutuhan transportasi, makan, serta kesehatan selama mengikuti kegiatan dan pertandingan juga menjadi perhatian pengurus.
Ayi menilai, membangun prestasi olahraga membutuhkan tanggung jawab bersama. Pengurus tidak boleh hanya memberikan target kepada atlet, tetapi harus hadir melalui dukungan nyata, fasilitas, dan perhatian terhadap kebutuhan mereka.
Dalam menghadapi Porprov, Triathlon Garut memasang target untuk meraih medali emas. Ayi meminta seluruh atlet menjaga kedisiplinan, memperkuat mental bertanding, serta mengerahkan kemampuan terbaik demi membawa nama baik Kabupaten Garut.
“Kita fokus pada disiplin dan rebut emas! Kami tidak ingin sekadar menjadi peserta. Kami ingin atlet Triathlon Garut mampu menunjukkan prestasi dan membawa pulang medali emas,” tegasnya.
Tidak hanya memberikan dukungan fasilitas, Ayi juga menyampaikan komitmennya untuk memberikan penghargaan atau reward kepada atlet yang berhasil meraih medali emas. Baginya, apresiasi tersebut merupakan bentuk penghormatan atas kerja keras, pengorbanan, dan dedikasi atlet dalam memperjuangkan prestasi daerah.
Pelepasan atlet tersebut menjadi momentum untuk memperkuat optimisme bahwa keterbatasan anggaran tidak harus menjadi penghalang bagi lahirnya prestasi. Kemandirian pengurus, kedisiplinan atlet, serta dukungan fasilitas menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kontingen Triathlon Kabupaten Garut menghadapi Porprov.
Prestasi tidak lahir hanya dari besarnya anggaran, tetapi juga dari kesungguhan, tanggung jawab, dan kerja nyata. Triathlon Garut memilih tetap berjuang, menjaga disiplin, dan menjadikan medali emas sebagai target perjuangan untuk mengharumkan nama Kabupaten Garut.
