RuangRakyatGarut.id 30 Oktober 2026 — Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Oleh Soleh, S.H., mendukung penguatan kerja sama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam menjaga keamanan ruang digital.
Menurutnya, sinergi kedua lembaga tersebut harus diwujudkan melalui langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan untuk mencegah sekaligus menangani berbagai bentuk kejahatan siber yang semakin meresahkan masyarakat.
Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian di antaranya praktik judi online (judol), jual beli data pribadi, hingga penipuan digital atau scam yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi maupun mengancam keamanan masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan Oleh Soleh merespons pertemuan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut membahas penguatan koordinasi dan kolaborasi kedua lembaga dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan siber di ruang digital.
Menurut Oleh Soleh, pertemuan tersebut harus menjadi momentum untuk membangun pola kerja sama yang lebih terarah, sistematis, dan berkesinambungan. Sebab, perkembangan teknologi digital yang semakin pesat turut diikuti munculnya berbagai modus kejahatan baru yang dapat menyasar masyarakat dari berbagai kalangan.
“Kerja sama Polri dan Komdigi ini harus benar-benar menghasilkan langkah konkret. Kejahatan digital semakin beragam, korbannya juga semakin banyak. Negara tidak boleh membiarkan masyarakat menghadapi ancaman ini sendirian,” ujar Oleh Soleh.
Ia menilai, persoalan kejahatan digital tidak cukup diselesaikan hanya melalui pemblokiran situs atau akun yang terindikasi melanggar hukum. Diperlukan langkah penanganan yang menyeluruh, mulai dari pencegahan, pengawasan, penindakan terhadap pelaku, hingga perlindungan bagi masyarakat yang menjadi korban.
Oleh karena itu, ia mendorong Polri dan Komdigi menyusun peta jalan atau roadmap penanganan kejahatan digital yang memuat pembagian tugas dan kewenangan secara jelas, mekanisme pertukaran informasi, prosedur pengaduan masyarakat, serta sistem penanganan perkara yang mudah diakses.
Menurutnya, kejelasan mekanisme tersebut penting agar masyarakat tidak kebingungan ketika menjadi korban kejahatan digital. Termasuk bagi warga yang mengalami penipuan daring, penyalahgunaan data pribadi, maupun kerugian akibat praktik judi online.
“Banyak masyarakat yang menjadi korban, tetapi memilih diam karena tidak tahu harus melapor ke mana. Ada juga yang sudah melapor, tetapi masih menghadapi kesulitan dalam proses penanganannya. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Lebih lanjut, Oleh Soleh menekankan bahwa kolaborasi Polri dan Komdigi juga perlu diarahkan pada penguatan perlindungan data pribadi masyarakat. Praktik jual beli data secara ilegal berpotensi membuka ruang bagi berbagai tindak kejahatan lanjutan, termasuk penipuan dengan memanfaatkan identitas dan informasi pribadi seseorang.
Selain penegakan hukum, edukasi dan peningkatan literasi digital juga dinilai penting agar masyarakat memiliki kemampuan mengenali berbagai modus kejahatan di internet.
Ia berharap, penguatan sinergi kedua lembaga tidak berhenti pada pertemuan dan kesepakatan koordinasi semata, tetapi benar-benar menghasilkan program kerja yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Polri dan Komdigi harus duduk bersama menyusun roadmap penanganan kejahatan digital. Harus jelas siapa melakukan apa, bagaimana mekanisme pelaporannya, bagaimana penanganan kasusnya, dan bagaimana korban mendapatkan perlindungan. Jangan sampai masyarakat dibiarkan kebingungan ketika menghadapi kejahatan digital,” katanya.
Oleh Soleh menegaskan, negara harus hadir memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman di ruang digital.
Dengan koordinasi yang semakin kuat, diharapkan upaya pencegahan dan pemberantasan kejahatan siber dapat berjalan lebih efektif, sehingga ruang digital Indonesia menjadi lebih aman, sehat, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
