Ruangrakyatgarut.id 28 Oktober 2026 — Agus Indra, Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Drum Band, mengungkapkan kekecewaannya terhadap peminjaman kendaraan dari dinas atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut untuk menunjang kebutuhan atlet Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Dalam wawancara, Agus Indra menyoroti kendaraan yang dipinjamkan kepada atlet karena dinilai sudah tua. Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah persiapan atlet Garut yang akan berjuang membawa nama daerah dalam ajang olahraga tingkat provinsi.
Menurut pengamatannya, sejumlah mobil dinas keluaran baru terlihat berjejer di lingkungan pemerintahan. Pemandangan itu memunculkan pertanyaan mengenai pemanfaatan armada pemerintah untuk menunjang kebutuhan atlet yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2026.
Agus Indra menyayangkan kondisi tersebut karena kebutuhan transportasi merupakan bagian penting dari persiapan dan pelaksanaan kegiatan olahraga. Ia berharap para atlet memperoleh fasilitas yang layak agar dapat menjalankan tugasnya tanpa terkendala persoalan operasional.
Ia mengungkapkan, kebutuhan kendaraan untuk mendukung pelaksanaan Porprov 2026 mencapai 95 unit mobil. Namun, kendaraan yang tersedia saat ini baru sekitar 35 unit, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 60 unit untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan armada itu menjadi persoalan yang perlu segera dicarikan solusi. Pemerintah daerah diharapkan melakukan koordinasi lintas dinas agar kebutuhan transportasi atlet dapat dipetakan dan ditangani sesuai kemampuan serta ketentuan yang berlaku.
Agus Indra juga menyoroti imbauan Bupati dan Wakil Bupati Garut agar atlet Porprov 2026 mendapatkan dukungan. Menurutnya, arahan pimpinan daerah tersebut perlu diterjemahkan menjadi langkah konkret oleh dinas dan SKPD terkait.
Dukungan terhadap atlet tidak hanya menyangkut pembinaan dan latihan, tetapi juga kesiapan fasilitas pendukung. Kendaraan yang memadai diperlukan untuk membantu mobilitas atlet, pelatih, serta kebutuhan teknis selama rangkaian kegiatan olahraga berlangsung.
Karena itu, dinas atau SKPD terkait perlu menjelaskan kondisi ketersediaan kendaraan, mekanisme peminjaman, serta pertimbangan dalam menentukan armada yang digunakan. Penjelasan tersebut penting untuk memastikan persoalan ini dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Garut juga diharapkan mengevaluasi kemungkinan pemanfaatan armada yang tersedia secara lebih efektif. Apabila terdapat keterbatasan kendaraan, diperlukan langkah alternatif yang realistis agar kebutuhan atlet tetap dapat dipenuhi tanpa mengabaikan kelayakan dan keselamatan perjalanan.
Persoalan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan atlet membawa nama daerah membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Atlet dan pengurus cabang olahraga menjalankan tugasnya di lapangan, sedangkan pemerintah daerah memiliki peran sesuai kewenangannya dalam memfasilitasi kebutuhan pendukung yang memungkinkan.
Kini, publik menantikan respons Bupati dan Wakil Bupati Garut serta dinas atau SKPD terkait. Apakah kekurangan sekitar 60 unit kendaraan tersebut dapat dicarikan solusi, dan apakah evaluasi akan dilakukan terhadap armada yang dipinjamkan kepada atlet?
Ruangrakyatgarut.id mendorong keterbukaan dan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan transportasi atlet Porprov 2026. Prestasi daerah bukan hanya tentang target kemenangan, tetapi juga tentang keseriusan semua pihak dalam mempersiapkan atlet dengan fasilitas yang layak dan sesuai kebutuhan.
