Ruangrakyatgarut.id 09 Oktober 2026— Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Karang Taruna Kota Wetan bekerja sama dengan Persatuan Tenis Meja (PTM) Galuga Sukaregang menggelar kejuaraan terbuka tenis meja bertajuk GALUGA CUP 2026. Kejuaraan ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong perkembangan olahraga tenis meja sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial di Kabupaten Garut.
Ajang tersebut mempertandingkan tiga kategori. Melalui kompetisi ini, panitia berharap semakin banyak bibit atlet tenis meja bermunculan dan mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan serta mengembangkan potensi mereka.
Narasumber panitia, Rahmat dan Losben, menyampaikan bahwa GALUGA CUP 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengasah kemampuan para atlet tenis meja yang selama ini telah berkembang di Kabupaten Garut.
Menurut mereka, kejuaraan ini diharapkan mampu memberikan ruang bagi para atlet untuk mengukur kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta membangun semangat kompetisi yang sehat.
Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat pentingnya peran generasi muda dalam membangun prestasi dan mengharumkan nama daerah melalui bidang olahraga.
Panitia berharap penyelenggaraan GALUGA CUP 2026 dapat menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet secara berkelanjutan, sehingga potensi yang dimiliki para pemain tenis meja di Garut dapat terus berkembang.
Lebih jauh, kejuaraan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan mampu menjadi salah satu wadah untuk menemukan dan mempersiapkan atlet-atlet yang memiliki kemampuan bersaing di tingkat lebih tinggi.
“Harapan kami, melalui kejuaraan ini Kabupaten Garut bisa melahirkan petenis meja yang lebih baik, mampu bersaing, dan ke depannya dapat mewakili Garut di tingkat provinsi bahkan nasional,” menjadi harapan yang disampaikan panitia.
Dengan terselenggaranya GALUGA CUP 2026, Karang Taruna Kota Wetan bersama PTM Galuga Sukaregang berharap olahraga tenis meja semakin diminati masyarakat, khususnya generasi muda, serta mendapat dukungan lebih luas dari berbagai pihak.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam membangun ekosistem olahraga tenis meja di Kabupaten Garut, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Garut ke panggung olahraga yang lebih tinggi.
