Ruangrakyatgarut.id 23 September 2026 — Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Garut mendorong agar pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru dilakukan secara profesional dan bebas dari kepentingan kelompok tertentu. Posisi Sekda dinilai strategis sehingga harus diisi figur yang mampu menjaga netralitas birokrasi.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas menghangatnya dinamika menjelang pengisian kursi Sekda Garut. Fraksi Gerindra menilai, proses seleksi harus mengedepankan prinsip meritokrasi dan tidak terkontaminasi kepentingan politik praktis.
Menurut mereka, Sekda memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan daerah, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kebijakan. Karena itu, sosok yang terpilih harus mampu menjadi penghubung yang efektif antara kepala daerah, DPRD, dan masyarakat.
Fraksi Gerindra juga menegaskan bahwa Sekda idealnya berfungsi sebagai “jembatan”, bukan “beban” dalam tata kelola pemerintahan. Artinya, pejabat tersebut harus mampu memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), bukan justru menambah hambatan birokrasi.
Selain itu, netralitas aparatur sipil negara (ASN) menjadi perhatian utama dalam proses ini. Mereka menilai, independensi Sekda sangat penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
Dalam konteks tersebut, Fraksi Gerindra mengingatkan agar seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Transparansi dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses pengisian jabatan strategis tersebut.
Di sisi lain, mereka juga menyoroti pentingnya kemampuan manajerial dan rekam jejak kandidat. Sekda tidak hanya dituntut memahami administrasi pemerintahan, tetapi juga harus mampu mengambil keputusan strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.
Dinamika pengisian jabatan Sekda Garut sendiri saat ini menjadi perhatian berbagai kalangan. Sejumlah pihak menilai posisi tersebut sangat menentukan arah kebijakan dan efektivitas birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.
Oleh karena itu, Fraksi Gerindra berharap proses seleksi tidak hanya formalitas, melainkan benar-benar menghasilkan figur yang kompeten dan berintegritas. Mereka menilai, kualitas Sekda akan sangat memengaruhi kinerja pemerintahan secara keseluruhan.
Dengan dorongan tersebut, diharapkan pemerintah daerah dapat memastikan bahwa jabatan Sekda diisi oleh sosok yang mampu menjalankan fungsi koordinasi secara optimal serta menjaga keseimbangan kepentingan dalam pemerintahan.
Ke depan, publik pun diharapkan turut mengawasi proses ini agar tetap berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas, sehingga menghasilkan kepemimpinan birokrasi yang profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
