Ruangrakyatgarut.id 21 September 2026 — Gelaran tahunan Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut 2026 resmi membuka pendaftaran peserta sejak September 2026. Ajang bergengsi yang menjadi wadah unjuk bakat, wawasan, serta kepedulian generasi muda terhadap budaya Sunda ini mulai menarik perhatian generasi muda lokal, salah satunya Dina Aprilia.
Dina Aprilia, mahasiswi kelahiran 25 April 2005 dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, menyatakan kesiapannya untuk melangkah dalam persaingan ajang pemilihan duta budaya tersebut. Dengan membawa filosofi Sunda “Ngindung ka waktu, ngabapa ka jaman”, Dina menekankan pentingnya beradaptasi dengan kemajuan era modern tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai luhur leluhur.
”Sim kuring yakin budaya Sunda moal leungit ku kamajuan jaman, sabab lamun dipapag ku akal jeung haté, budaya bisa tumuwuh tur leuwih deukeut jeung nonoman. Sim kuring hayang tetep nyunda, tapi ogé tetep maju,” ujar Dina, Senin, (21/9/2026).
Melalui keikutsertaannya di Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut 2026, Dina membawa misi untuk merekatkan kembali generasi muda dengan akar budayanya. Ia berencana memanfaatkan bahasa, adat istiadat, hingga media sosial sebagai sarana edukasi modern agar budaya Sunda dipandang keren, relevan, dan membanggakan oleh kaum muda.
Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Garut saat ini baru merilis informasi seputar pembukaan pendaftaran dan kriteria persyaratan awal bagi para calon peserta. Rangkaian jadwal terperinci—mulai dari tahapan seleksi hingga malam puncak Grand Final—akan diumumkan secara bertahap.
Masyarakat dan calon peserta dapat memantau perkembangan serta linimasa penting perhelatan ini melalui akun Instagram resmi Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Garut di @mokagarut.
