Ruangrakyatgarut.id 17 September 2026 — Duka mendalam menyelimuti Karangpawitan saat pemulangan korban kapal Virgo asal Kabupaten Garut berlangsung. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Aten Munajat, hadir dengan penuh empati, menyampaikan penghormatan sekaligus belasungkawa di tengah tangis keluarga yang kehilangan orang tercinta.
Kehadiran Aten Munajat bukan sekadar bentuk seremonial, melainkan wujud kepedulian langsung terhadap keluarga korban yang tengah berduka. Ia memastikan proses pemulangan berjalan dengan layak, tertib, dan penuh rasa kemanusiaan, di tengah suasana yang begitu pilu.
Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa musibah ini meninggalkan luka yang dalam, bukan hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Garut. “Ini bukan sekadar kehilangan, ini adalah duka yang kita rasakan bersama,” ujarnya lirih.
Menurutnya, tragedi ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas pelayaran, agar tidak ada lagi keluarga yang harus menerima kabar duka serupa.
Aten Munajat juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah bekerja tanpa lelah dalam proses pencarian hingga evakuasi korban, khususnya tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang dinilai sigap dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat, yang dinilai memberikan perhatian dan kepedulian penuh terhadap proses penanganan musibah ini.
Ia juga mengapresiasi Abdusy Syakur Amin beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Garut yang bergerak cepat membantu proses pemulangan korban hingga kembali ke kampung halaman.
Selain itu, Aten Munajat mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dan Dinas Sosial Kabupaten Garut yang telah mendampingi keluarga korban, baik secara logistik maupun secara moral di tengah situasi duka.
Menurutnya, di balik tragedi ini terlihat kuatnya nilai kemanusiaan dan solidaritas. Banyak pihak bergerak bersama, menghadirkan kehangatan di tengah kehilangan yang begitu dalam.
Ia berharap keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini, serta mendoakan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa keselamatan adalah hal utama, namun juga mengajarkan arti empati dan kebersamaan. “Semoga yang berpulang husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan. Hari ini, Garut berduka,” tutupnya.
