Ruangrakyatgarut.id 21 Januari 2026 – Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan oleh H. Dudung Sudiana, Pendiri Yayasan Garut Butuh Penyegaran (YGBP). Ia menyerahkan bantuan berupa uang tunai untuk membantu renovasi sekaligus pemindahan rumah Momoh (80), seorang janda lanjut usia yang hidup sebatang kara di Kampung Cinta Asih, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.
Bantuan tersebut merupakan respons cepat atas kondisi rumah Momoh yang sebelumnya viral di media sosial. Rumah yang ditempati janda renta itu dinilai tidak layak huni dan membahayakan keselamatan, terutama saat musim hujan.
H. Dudung Sudiana mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dan panggilan nurani untuk hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami tidak ingin hanya tergerak karena viral, tetapi oleh rasa tanggung jawab sosial. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban Ibu Momoh dan menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak,” ujar Dudung.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga setempat yang bersedia bergotong royong, termasuk pihak yang menghibahkan tanah untuk dijadikan lokasi pembangunan rumah baru bagi Momoh.
“Saya mengapresiasi warga di sini, terutama yang rela menghibahkan tanahnya demi pembangunan rumah baru bagi Ibu Momoh,” ungkapnya.
Dudung menjelaskan, dana bantuan akan digunakan untuk merenovasi sekaligus memindahkan rumah ke lokasi yang lebih aman. Proses pengerjaan akan melibatkan warga sekitar agar berjalan cepat melalui semangat gotong royong.
Sementara itu, Ajat, Ketua RT setempat, menyampaikan terima kasih atas kepedulian H. Dudung Sudiana dan Yayasan Garut Butuh Penyegaran.
“Terima kasih Pak H. Dudung dan jajarannya atas bantuan renovasi rumah warga kami. Ini sangat berarti, terutama bagi Ibu Momoh yang sudah lanjut usia dan hidup sebatang kara,” ujarnya.
Ajat memastikan pembangunan rumah akan segera dilakukan secara gotong royong. Dana bantuan yang diberikan sepenuhnya akan digunakan untuk pembelian material bangunan.“Pengerjaan akan kami lakukan bersama-sama, sementara biaya material akan dimanfaatkan sebaik mungkin sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Garut Butuh Penyegaran kembali menegaskan komitmennya untuk terus bergerak dalam aksi sosial nyata, membantu warga kurang mampu, serta menumbuhkan solidaritas sosial di berbagai pelosok Kabupaten Garut.
