Oplus_131072
Ruangrakyatgarut.id 06 Januari 2026 — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Garut menggelar kegiatan Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Pemuda di Gedung Pemuda, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Kegiatan ini menjadi langkah awal menuju Musrenbang Pemuda Kabupaten Garut 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut, Agil Syahrizal, menyampaikan bahwa Pra-Musrenbang Pemuda menjadi momentum penting, mengingat selama satu tahun terakhir Musrenbang Pemuda tidak terlaksana. Kegiatan ini bertujuan untuk mematangkan konsep sekaligus menyerap berbagai masukan dari para pemangku kepentingan.
“Alhamdulillah hari ini kita telah melaksanakan Pra-Musrenbang Pemuda sebagai persiapan menuju Musrenbang Pemuda. Ini merupakan hajat besar pemuda se-Kabupaten Garut dan menjadi penentuan arah kebijakan kepemudaan untuk tahun 2027,” ujar Agil.
Dalam kegiatan tersebut, DPD KNPI Garut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut, Enda, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Para narasumber memberikan pemaparan terkait mekanisme dan substansi pelaksanaan Musrenbang Pemuda ke depan.
Agil menegaskan bahwa salah satu fokus utama dalam Musrenbang Pemuda mendatang adalah penetapan program prioritas yang mengacu pada peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). IPP disepakati sebagai indikator penting dalam menentukan arah kebijakan kepemudaan daerah.
“Indeks Pembangunan Pemuda menjadi prioritas bersama. Selain itu, Musrenbang Pemuda juga akan membahas lima domain utama kepemudaan yang disesuaikan dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, mulai dari pengembangan hingga kepeloporan pemuda,” jelasnya.
Lebih lanjut, Agil menegaskan komitmen KNPI untuk terus mendorong terwujudnya visi Garut Hebat melalui dimensi kepemudaan, sejalan dengan moto “Pemuda Bersatu Bergerak Menuju Garut Hebat”.
Ia juga mengajak seluruh elemen pemuda, baik Pengurus Kecamatan (PK) maupun Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang bernaung di KNPI, untuk berperan aktif sebagai pelopor pembangunan di wilayah masing-masing.
“Sesuai amanat Bupati dan Wakil Bupati Garut, pemuda harus bergerak hingga ke desa-desa, terutama desa tertinggal. Pemuda harus menjadi motor penggerak desa agar lebih produktif,” tegasnya.
Agil menambahkan, tahun 2026 juga bertepatan dengan agenda Musyawarah Kecamatan (Muscam), mengingat masa kepengurusan KNPI tingkat kecamatan di 42 kecamatan se-Kabupaten Garut telah berakhir. Oleh karena itu, KNPI akan menggelar pemilihan Ketua PK secara serentak sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.
“Seluruh pengurus KNPI wajib bergerak dan melaksanakan program-program pengembangan kepemudaan di tengah masyarakat. Ini merupakan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
