Ruangrakyatgarut.id 06 Maret 2026– Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar di Kabupaten Garut mengapresiasi munculnya empat nama kandidat yang disebut-sebut akan maju dalam bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Garut. Kemunculan sejumlah figur tersebut dinilai sebagai bagian dari dinamika politik internal partai menjelang proses pemilihan kepemimpinan.
Sejumlah pengurus PK Golkar menilai, hadirnya beberapa kandidat menunjukkan bahwa Partai Golkar di Garut masih memiliki banyak kader potensial yang siap memimpin. Namun mereka juga mengingatkan agar dinamika yang berkembang tidak hanya berhenti pada popularitas di media, melainkan dibuktikan melalui komunikasi dan konsolidasi dengan struktur partai di tingkat bawah.
Ketua PK Karangpawitan, Kang Darda, menyebutkan kemunculan empat tokoh Golkar yang saat ini ramai diperbincangkan menjadi kebanggaan tersendiri bagi kader. Meski begitu, ia menegaskan bahwa penentuan arah kepemimpinan Golkar Garut tidak ditentukan oleh opini publik semata.
“Suatu kebanggaan bagi kami dengan munculnya empat tokoh terbaik Golkar yang saat ini beredar di media. Namun sebagai pemegang hak suara dari 42 kecamatan, kami akan bersikap objektif dan profesional dalam menakar siapa yang benar-benar mampu membawa Golkar Garut ke depan,” ujar Kang Darda.
Ia juga mengingatkan agar semua pihak tidak melupakan peran strategis pimpinan kecamatan dalam proses pemilihan tersebut. Menurutnya, sebanyak 42 kecamatan di Kabupaten Garut merupakan pemegang hak suara yang sah dalam menentukan arah kepemimpinan partai.
“Jangan sampai ada yang melupakan peran pimpinan kecamatan. Ada 42 kecamatan yang memiliki hak suara, dan merekalah yang akan menentukan masa depan Golkar Garut,” tegasnya.
Para pengurus kecamatan menilai bahwa siapapun figur yang ingin memimpin Golkar Garut harus mampu membangun komunikasi yang kuat dengan struktur partai hingga ke tingkat kecamatan. Sebab kekuatan partai sejatinya berada di akar rumput, bukan hanya di ruang-ruang wacana.
PK Golkar juga berharap proses pemilihan Ketua DPD Golkar Garut dapat berjalan secara demokratis, transparan, serta tetap menjaga soliditas internal partai.Menurut mereka, dinamika yang berkembang saat ini harus menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, bukan justru memicu perpecahan di tubuh partai.
Dengan demikian, siapapun yang nantinya terpilih diharapkan benar-benar merupakan figur yang lahir dari aspirasi kader di tingkat kecamatan dan mampu membawa Partai Golkar Garut semakin solid serta kompetitif dalam menghadapi agenda politik ke depan.
