Ruangrakyatgarut.id 11 februari 2026 — Persaudaraan Alumni (Persada) 212 Kabupaten Garut menggelar konsolidasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut guna membahas penerbitan Maklumat Ramadan serta persiapan kegiatan Tarhib Ramadan yang akan diselenggarakan pada 16 Februari 2026 mendatang.
Ketua Persada 212 Garut, Moch Aam Jalaludin, M.Pd., menyampaikan bahwa pertemuan tersebut bertujuan mendorong Pemerintah Daerah agar segera menerbitkan Maklumat Ramadan sebelum memasuki 1 Ramadan 1447 H.
Ia menyinggung pengalaman Ramadan tahun sebelumnya yang sempat menjadi sorotan hingga viral secara nasional. Oleh karena itu, pihaknya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Ramadan kemarin kita punya historis sampai viral nasional. Harapan untuk tahun ini jangan sampai terjadi hal-hal seperti tahun kemarin. Makanya kita mendorong pemerintah daerah supaya maklumat Ramadan itu dikeluarkan sebelum Ramadan,” ujar Aam.
Menurutnya, penerbitan maklumat lebih awal akan membantu proses sosialisasi kepada masyarakat. Dengan demikian, ketika Ramadan telah dimulai, langkah yang dilakukan bukan lagi sosialisasi, melainkan penindakan terhadap pelanggaran.
“Jadi otomatis kita membantu untuk mensosialisasikan. Jadi kalau masuk Ramadan bukan sosialisasi lagi, tapi penindakan,” tegasnya.
Terkait mekanisme penegakan aturan apabila ditemukan pelanggaran, seperti warung yang tetap buka secara terbuka atau praktik penjualan terselubung yang dinilai melanggar maklumat, Aam menegaskan bahwa kewenangan sepenuhnya berada di tangan pemerintah daerah, khususnya aparat penegak Peraturan Daerah (Perda).
“Kalau itu urusannya penegak perda. Penegakannya di Satpol PP. Jadi kewenangan itu kewenangan pemerintah, bukan kewenangan kita. Tapi kita membantu mendorong agar ada solusi bagi orang-orang yang melanggar maklumat Ramadan,” katanya.
Meski demikian, Aam menyampaikan peringatan tegas kepada pemerintah daerah agar menjalankan fungsi pengawasan dan penindakan secara optimal.
“Tadi kami sampaikan ke Pak Sekda, jangan pancing kami untuk turun ke jalan. Kalau Bapak masih mampu, kami percayakan kepada Bapak. Kalau tidak mampu, jangan salahkan kami kalau turun langsung,” ujarnya.
Selain itu, Persada 212 juga akan menggelar kegiatan Tahrib Ramadan pada 16 Februari 2026 sebagai bentuk penyambutan bulan suci dan upaya meningkatkan kesiapan spiritual masyarakat.
Dalam pesannya kepada masyarakat Garut, Aam berharap Ramadan tahun ini dapat berjalan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia mengingatkan agar masyarakat menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
“Kalau untuk Ramadan, mudah-mudahan lebih baik daripada Ramadan kebelakang. Masalah orang yang tidak berpuasa itu diatur dalam fikih, ada keringanan. Tapi jangan sampai di depan umum. Hormatilah orang-orang yang melaksanakan ibadah puasa,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa penghormatan terhadap nilai-nilai syariah dan ketertiban selama Ramadan merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga kondusivitas daerah.
(Hilman)
