Ruangrakyatgarut.id 26 Januari 2026 — Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) digelar di SOR Ciateul Adiwijaya, Kabupaten Garut, sebagai momentum refleksi satu abad perjalanan NU dalam menjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan pengabdian sosial.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen NU dalam memperkuat ekonomi umat dan mempererat kebersamaan masyarakat.
Acara dibuka oleh Wakil Bupati Garut, drg. L. Putri Karlina, MBA, yang menyampaikan apresiasi atas peran strategis NU dalam pembangunan sosial dan keagamaan, khususnya di daerah.
Menurutnya, NU selama satu abad telah menjadi mitra penting pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan umat.
Ketua Pelaksana Acara, H. Rajab Prilyadi, menegaskan bahwa peringatan satu abad NU tidak semata bersifat seremonial, melainkan harus diisi dengan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satu fokus utama yang diangkat adalah penguatan ekonomi berbasis umat.
Ia menyebutkan bahwa NU memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM, koperasi, serta jaringan sosial keagamaan yang tersebar hingga tingkat desa.
Peringatan tersebut dihadiri ratusan kiai, sesepuh NU, tokoh ulama, serta perwakilan badan otonom NU, seperti Fatayat NU dan Banser, yang mencerminkan soliditas organisasi dan kuatnya dukungan warga nahdliyin di Kabupaten Garut.
Sejumlah kegiatan sosial dan ekonomi digelar dalam rangkaian acara, di antaranya bazar UMKM yang menampilkan produk lokal, serta layanan pengobatan gratis bagi masyarakat sebagai bentuk nyata kepedulian sosial NU.
Selain itu, rangkaian kegiatan keagamaan turut menjadi bagian penting dalam peringatan ini, meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausyiah, dan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peringatan Satu Abad NU di Garut diharapkan dapat memperkuat peran NU sebagai organisasi keagamaan yang tidak hanya berfokus pada dakwah, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan ekonomi dan pembangunan sosial masyarakat secara berkelanjutan.
