Ruangrakyatgarut.id 15 Maret 2026 – Pengurus Cabang Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Garut menggelar kegiatan buka puasa bersama dan i’tikaf dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin organisasi sebagai upaya memperkuat nilai spiritual sekaligus momentum refleksi gerakan.
Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Garut, Dian Noviar Nugraha, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kalender tahunan organisasi setiap bulan Ramadhan. Pada tahun ini, kegiatan mengusung tema “Kontemplasi Gerakan, Menghidupkan Kembali Falsafah Ahmad Dahlan.”
Menurutnya, tema tersebut dipilih sebagai bentuk refleksi terhadap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh pendiri Muhammadiyah, yakni Ahmad Dahlan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh kader untuk kembali merenungkan dan menghidupkan falsafah perjuangan K.H. Ahmad Dahlan dalam kehidupan bermasyarakat serta dalam gerakan dakwah Muhammadiyah,” ujar Dian.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Garut, Agus Rahmat Nugraha, yang juga memberikan materi kepada para peserta.
Dalam sambutannya, Agus Rahmat Nugraha menegaskan bahwa sejak awal kehadiran Muhammadiyah tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam semata, tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi seluruh golongan masyarakat.
“Sejak awal, ajaran K.H. Ahmad Dahlan menegaskan bahwa kehadiran Muhammadiyah harus membawa kemaslahatan bagi semua golongan. Muhammadiyah harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh umat tanpa terkecuali,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar kegiatan serupa tidak hanya bersifat internal organisasi, tetapi dapat melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya untuk internal Muhammadiyah saja. Undang juga ormas Islam lainnya bahkan organisasi kemasyarakatan lain agar kita bisa bersama-sama membangun kebersamaan,” katanya.
Selain itu, Agus Rahmat Nugraha menekankan pentingnya keterbukaan Muhammadiyah terhadap berbagai elemen, termasuk partai politik dan pemerintah daerah, selama tetap menjaga independensi organisasi.
“Kita juga harus membuka diri dengan partai politik, minimal memberikan warna dalam kebijakan-kebijakan mereka, termasuk di pemerintahan daerah. Warga Muhammadiyah sudah saatnya memberikan kontribusi pemikiran bagi kemajuan Kabupaten Garut yang lebih hebat,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi, di antaranya Ketua Harian Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Garut yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pemuda Muhammadiyah, Wakil Ketua Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Garut H. Agus Indra Arisandi, Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Garut H. Dede Hidayat, serta Denny Ramdani.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, diawali dengan kajian Ramadhan, buka puasa bersama, hingga rangkaian i’tikaf yang diikuti para kader dan undangan. Melalui kegiatan ini, Pemuda Muhammadiyah diharapkan semakin memperkuat nilai spiritual, solidaritas kader, serta menegaskan perannya dalam kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten Garut.
