Ruangrakyatgarut.id 08 Januari 2025 — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Garut resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2029. Pelantikan tersebut dilakukan oleh DPD KNPI Jawa Barat dan menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru yang mengusung semangat konsolidasi, inklusivitas, dan kerja substantif.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut terpilih, Agil Sahrizal, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah awal pasca pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan fokus pada penguatan internal organisasi.
“Alhamdulillah, hari ini DPD KNPI Kabupaten Garut telah resmi dilantik. Insya Allah pasca pelantikan ini kami akan melaksanakan orientasi kepengurusan dan selanjutnya menggelar rapat kerja untuk memusyawarahkan serta menetapkan program-program yang akan dijalankan ke depan,” ujar Agil.
Menurutnya, KNPI Garut sejatinya telah merancang sejumlah program unggulan. Namun, seluruh program tersebut akan kembali dibahas secara kolektif dalam rapat kerja agar menjadi keputusan bersama dan benar-benar menjawab kebutuhan pemuda di Kabupaten Garut.
“Program-program sudah kami rancang, tetapi akan kembali dimusyawarahkan dalam rapat kerja pengurus agar menjadi program bersama, bukan program personal,” tambahnya.
Komposisi Pengurus Inklusif dan Akomodatif
Terkait komposisi kepengurusan, Agil menegaskan bahwa struktur KNPI Garut periode ini sangat mengakomodir seluruh unsur kepemudaan. Ia terpilih secara aklamasi dan memastikan rekomendasi dari Organisasi Kepemudaan (OKP), Pengurus Kecamatan (PK), serta para senior KNPI terwadahi dengan baik.
“Alhamdulillah, hampir 100 persen rekomendasi dari seluruh OKP dan PK terakomodir. Ini menunjukkan bahwa kepengurusan KNPI hari ini benar-benar inklusif, merangkul yang lama dan yang baru,” jelasnya.
Proses Panjang Demi Kualitas Kepengurusan
Menjawab pertanyaan terkait lamanya proses hingga pelantikan yang memakan waktu hampir dua bulan, Agil menyebut hal tersebut sebagai bagian dari komitmen KNPI Garut untuk bekerja secara serius dan substantif.
“Kami tidak ingin menulis nama pengurus secara asal. Prosesnya panjang karena kami benar-benar menjaring, memfilter, dan menilai kapasitas calon pengurus melalui berbagai tahapan, termasuk format isian dan rapat formatur,” tegasnya.
Ia menyebutkan, hasil dari proses tersebut melahirkan susunan pengurus yang dinilai siap bekerja, di antaranya Oki Caressa Ginanjarr sebagai Sekretaris, Rendy Destra Apriliando sebagai Bendahara, serta didampingi jajaran koordinator bidang yang telah melalui seleksi ketat.
Tegaskan Legalitas, Bantah Isu Dualisme
Terkait isu dualisme KNPI yang sempat mencuat, Agil dengan tegas membantahnya. Ia menilai isu tersebut tidak berdasar dan tidak relevan dengan kondisi KNPI Garut saat ini.
“Saya baru mendengar isu dualisme belakangan ini. Fakta di lapangan, Musda KNPI Garut dihadiri oleh 138 OKP, 42 kecamatan, serta seluruh unsur Forkopimda. Ini sudah sangat mewakili legalitas dan legitimasi KNPI Garut hari ini,” pungkasnya.
Dengan kepengurusan baru yang diklaim solid dan inklusif, KNPI Kabupaten Garut optimistis dapat menjadi wadah pemuda yang aktif, progresif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah menuju Garut Hebat. (Hil)
